Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Genjot Masa Tanam, Petani Cirebon Pakai Sistem Culik

Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pertanian dan Perikanan menyarankan agar petani mempercepat masa tanam musim gadu dengan menerapkan “sistem culik” saat akan memasuki panen raya musim rendeng.
Maman Abdurahman
Maman Abdurahman - Bisnis.com 02 April 2015  |  11:56 WIB
Irigasi - Antara
Irigasi - Antara

Bisnis.com, INDRAMAYU—Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pertanian dan Perikanan menyarankan agar petani mempercepat masa tanam musim gadu dengan menerapkan “sistem culik” saat akan memasuki panen raya musim rendeng.

Dorongan agar petani mempercepat masa tanam musim gadu untuk meminimalisir resiko kekeringan yang kerap terjadi di sejumlah kecamatan di Kabupaten Indramayu.

Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Peternakan Indramayu Takmid mengatakan dengan sistem culik, petani mengambil sekitar 1/20 Ha lahan pertaniannya untuk persemaian benih padi satu minggu sebelum masuk panen raya musim rendeng.

Dia menuturkan saat masa panen rendeng biasanya memakan waktu selama satu minggu, kemudian petani bisa langsung melakukan persiapan mengaolah lahan untuk musim tanam gadu yang memakan waktu satu minggu untuk perisapan.

“Dengan sistem culik, petani bisa memulai tanam padi selama 3 minggu setelah panen musim rendeng,” katanya, Rabu (1/4/2015).

Takmid mengungkapkan sebagian besar petani di Kabupaten Indramayu memanfaatkan air yang bersumber  dari Bendung Rentang Jatitujuh Majalengka dan biasanya pada saat  kemarau debitnya terus berkurang.

“Maka tanam musim gadu harus dipercepat mumpung masih ada persediaan air cukup banyak sisa musim rendeng,” ujarnya. (k3)

BACA JUGA

Petisi Turunkan Jokowi Sudah Didukung Lebih 4.000 Akun

Tinja Manusia Mengandung Emas, Bagaimana Mengolahnya?

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kabar jabar
Editor : Yanto Rachmat Iskandar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top