Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Shortcut Cibungur-Tanjungrasa: Proyek Fisik Dimulai 2015

Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 04 Oktober 2014  |  10:20 WIB

Bisnis.com, BANDUNG—Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan kelanjutan fisik proyek shortcut jalur kereta api Cibungur [Purwakarta]-Tanjungrasa [Subang] bakal dimulai pada 2015.

Kepala Dinas Perhubungan Jabar Deddy Taufik mengatakan kepastian memulai pembangunan fisik jalur kereta didapat setelah pihak Kementerian Kehutanan sepakat menerima ganti rugi lahan kehutanan dari Pemprov Jabar.

“Kementerian sepakat menerima tanah pengganti di Purwakarta. Artinya fisik bisa dimulai 2015 dan diperkirakan selesai 2017,” katanya di Bandung, Sabtu (4/10/2014).

Menurutnya Lahan milik Kemenhut memiliki luas 3,62 hektar yang masih berupa hutan akhirnya sepakat dilakukan ganti rugi dua kali lipat. Persetujuan ini membuat proyek yang sudah hamper 3 tahun mandeg dipastikan bisa berjalan kembali.

“Penetapan lokasinya diajukan oleh kementerian, sudah ada lahannya di Sukamanah, Purwakarta. Ini sudah beres,” ujarnya.

Lahan kementerian ini melengkapi sekitar ratusan meter data bidang tanah yang dibebaskan pihaknya pada 2014 dengan anggaran Rp800 juta. Deddy memaparkan jalur shortcut sepanjang 10,8 kilometer tersebut membutuhkan sekitar 5000 meter lahan lagi untuk dibebaskan.

“Kami sudah appraisal, tinggal pendataan dan musyawarah, kami optimis 5000 meter yang dibutuhkan bebas tahun ini,” katanya.

Dishub Jabar pada APBD 2014 sudah mengalokasikan sekitar Rp25 miliar untuk ganti rugi pembebasan lahan hingga tuntas.

Jika jalur kereta ini selesai maka rencananya angkutan barang dan batubara dari Cirebon tidak lagi melintasi jalur tengah. Menurutnya dengan moda kereta api, maka kerusakan dan kemacetan di ruas Cirebon-Bandung bisa terminimalisir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis jabar
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top