Jawa Barat - Bisnis.com
Jum'at, 24 Mei 2019
header atas

Lewat Festival Literasi, Pemprov Jabar Ajak Masyarakat Rajin Membaca

Novianti Sabtu, 20/04/2019 13:34 WIB
Lewat Festival Literasi, Pemprov Jabar Ajak Masyarakat Rajin Membaca
Lewat Festival Literasi, Pemprov Jabar Ajak Masyarakat Rajin Membaca
Bisnis/Novi

Bisnis.com, BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah menggelar Festival Literasi 2019, pada Sabtu (20/4/2019).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, festival ini digelar untuk memperingati Hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April dan Hari Buku Internasional yang diperingati setiap tanggal 23 April. Karena itu, tema yang diangkat adalah “Habis Gelap Terbitlah Terang”.

“Rata-rata, orang memegang handphone selama empat jam dalam sehari. Kebanyakan dari mereka membaca informasi di internet yang belum tentu kebenarannya. Karena itu, ada banyak hoax yang tersebar. Padahal, empat jam itu lebih baik digunakan untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat, salah satunya adalah membaca buku,” ujar Ridwan.

Dia memaparkan, Festival Literasi 2019 ini diharapkan jadi langkah awal untuk mengembalikan minat membaca masyarakat. Berbagai program literasi pun akan digalakan, seperti satu desa satu perpustakaan dan seluruh murid PAUD hingga SMA diwajibkan membaca buku sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

“Buku yang dibaca harus diluar buku pelajaran, misalnya astronomi atau fantasi. Jadi, imajinasi dan kreativitas anak-anak bisa terus terasah,” katanya.

Tak hanya untuk murid-murid, Ridwan juga membuat program untuk para kepala dinas. Nantinya, mereka diwajibkan membawa satu buku dalam satu bulan. Di akhir bulan, kepala dinas yang dipilih secara acak wajib memaparkan resensi buku yang dibacanya.

“Indonesia menempati urutan 60 dari 61 negara yang disurvei dalam hal literasi dan membaca. Angka tersebut membuktikan jika minat literasi dan membaca masyarakat masih rendah. Padahal, membaca tidak hanya melek aksara dan mengeja kata-kata saja, tapi juga memahami maknanya,” ujarnya.

Ridwan menambahkan, ada banyak hal yang bisa dilakukan di festival ini antara lain pasar buku murah, melihat pameran produk literasi dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, mengikuti lomba puisi dan permainan bertemakan literasi.