Jawa Barat - Bisnis.com
Jum'at, 24 Mei 2019
header atas

Pengajuan Visa Schengen Dari Indonesia Naik

Newswire Sabtu, 20/04/2019 12:19 WIB
Pengajuan Visa Schengen dari Indonesia Naik
Warga antre untuk mengurus paspor di kantor Imigrasi Padang, Sumatra Barat, Senin (20/3). - Antara
Iggoy el Fitra

Bisnis.com, JAKARTA - Permohonan visa Schengen dari Indonesia meningkat lebih dari 10.000 pengajuan pada 2018, yakni mencapai 210.468 pengajuan. Adapun pada 2017, terdapat 199.353 permohonan untuk visa Schengen.

Jumlah tersebut merupakan angka total pengajuan visa tipe A dan tipe C. Visa tipe A adalah visa untuk keperluan transit, sedangkan tipe C untuk visa kunjungan singkat seperti wisata dan kunjungan keluarga.

Dilansir dari Antara, Sabtu (20/4/2019), Komisi Eropa telah merilis angka penerbitan visa Schengen sepanjang 2018. Angka totalnya mencapai 16.007.785 permohonan dari seluruh dunia, meningkat lebih dari 1,4 juta pengajuan dari tahun sebelumnya.

Ivan Ronaldo dari Gerakan Bebas Visa mengatakan ada 3.688 permohonan visa Schengen dari Indonesia yang ditolak, atau 1,8%. Sejalan dengan naiknya permohonan, tingkat penolakan ini juga lebih tinggi dari 2017 yang sebesar 1,4%.

Naiknya tingkat penolakan ini diharapkan tak berdampak negatif terhadap negosiasi bebas visa Schengen oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI. Dia juga menilai tingkat penolakan Indonesia terbilang rendah jika dibandingkan negara Asia Tenggara lainnya.

Tingkat penolakan visa dari Thailand disebut sebesar 3,3%, sedangkan Filipina 8,2%. "Kami berharap sekali suatu saat akan ada fasilitas bebas visa Schengen, sehingga WNI tak perlu lagi mengurus visa sebelum keberangkatan," lanjut Ivan.

Dia menambahkan, wacana bebas visa Schengen bagi WNI sudah beberapa kali diangkat Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi sejak 2015, dalam sejumlah pertemuan dengan Uni Eropa (UE). Namun, masih belum ada kelanjutan dari pembicaraan tersebut.

Berdasarkan data Komisi Eropa, Rusia menjadi pemohon visa Schengen terbesar di dunia dan disusul oleh China. Tingkat penolakan visa dari Rusia sebesar 1,6%, sedangkan dari Negeri Panda 3,7%.

Di luar Schengen, Komisi Eropa juga merilis data permohonan visa Bulgaria, Kroasia, dan Rumania. Tingkat penolakan visa dari Indonesia untuk visa Bulgaria adalah 4,3%, Kroasia 0,8%, dan Rumania 7,6%.