Jawa Barat - Bisnis.com
Jum'at, 24 Mei 2019
header atas

Bawaslu Jabar Indikasi 13 Politik Uang Dari Masa Tenang Hingga Hari Pencoblosan

Dea Andriyawan Kamis, 18/04/2019 19:25 WIB
Bawaslu Jabar Indikasi 13 Politik Uang Dari Masa Tenang Hingga Hari Pencoblosan

Bisnis.com, BANDUNG — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat menemukan total 13 praktik politik uang yang tersebar disejumlah kota kabupten di Jawa Barat. Saat ini temuan tersebut tengah ditangani oleh Bawaslu.

Ketua Bawaslu Jabar Abdullah mengatakan pada masa tenang ada 12 kasus money politik yang tersebar dibeberapa daerah seperti Ciamis, Kuningan, Pangandaran, Kota Bandung, Indramayu dan Kabupaten Garut.

Sementara pada hari H pencoblosan, catatan Bawaslu mendapati 1 kasus money politik yang terjadi di Kabupaten Pangandaran.

"Totalnya ada 13 kasus money politik ya," ucap Abdullah di kantor Bawaslu Jabar, Jalan Turangga, Kota Bandung, Kamis (18/4).

Abdullah menjelaskan kasus politik uang di Ciamis dan Kuningan diketahui ada pembagian amplop berisi uang Rp 25 ribu beserta kartu nama dan contoh surar suara.

Kemudian, temuan Bawaslu Jabar di Kabupaten Pangandaran ada pembagian amplop berisi uang Rp 100 ribu. Sementara itu, modus politik uang di Kota Bandung dilakukan dengan membagikan sabun cuci seberat 1 kg beserta surat suara dan kartu nama calon legislatif. Sementara di Indramayu ada pembagian 174 set bingkisan dan sembako.

"Ada yang dilakukan oleh tim peserta dan ada juga yang dilakukan oleh caleg itu sendiri," tutur Abdullah.

Pihaknya kini tengan menangani kasus tersebut bersama sentra Gakumdu terkait sanksi yang akan diberikan. Ia menyebutkan praktik politik uang ini bisa dikenai pasal pidana.

"Konsekuensinya ada sanksi pidana. Bahkan kalau nanti memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah, maka KPU akan mencoret calon bersangkutan," kata Abdullah.