Jawa Barat - Bisnis.com
Jum'at, 24 Mei 2019
header atas

Ribuan Pendukung Prabowo Padati Lokasi Kampanye Terbuka Di Karawang

Newswire Jum'at, 29/03/2019 13:09 WIB
Ribuan Pendukung Prabowo Padati Lokasi Kampanye Terbuka di Karawang
Kampanye terbuka Prabowo di Karawang
Antara

Bisnis.com, KARAWANG - Ribuan pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno memadati lokasi kampanye terbuka di wilayah Telukjambe Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Jumat.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Presiden PKS Sohibul Iman hadir dalam kegiatan kampanye terbuka dan ikut berorasi politik. Selain itu, hadir pula sejumlah petinggi partai politik pengusung pasangan capres dan cawapres 02.

Dalam orasi politiknya, Zulkifli Hasan dan Sohibul Iman sama-sama mengajak para pendukung dan relawan untuk terus bekerja lebih keras. Karena waktu pencoblosan semakin dekat.

"Ayo kita bekerja lebih keras lagi. PAN harus 100 persen mendukung pasangan capres-cawapres 02," kata Zulkifli Hasan.

Ia menyampaikan, jika Prabowo terpilih sebagai presiden maka akan dijaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Para pemuda juga akan dimudahkan untuk berwirausaha, karena tidak semua pemuda ingin menjadi buruh.

Zulkifli juga menyampaikan agar para pegawai negeri sipil dan para penyelenggara Pemilu menjunjung tinggi netralitas pada Pemilu 2019.

Begitu juga dengan Sohibul Iman, menyampaikan agar para relawan dan pendukung Prabowo-Sandiaga bisa lebih bekerja keras dan fokus memenangkan pasangan 02.

Sohibul Iman dan Zulkifli Hasan menyampaikan orasi politik sambil menunggu kehadiran calon presiden Prabowo.

Sementara itu, kehadiran Prabowo diatas panggung pada kampanye terbuka itu disambut syair Thala'al Badru 'Alaina yang dilantunkan para relawan dan pendukungnya.

Pemilu yang akan digelar 17 April 2019 digelar secara serentak, memilih calon presiden dan wakil presiden serta memilih calon legislatif.

Pasangan capres dan cawapres terdiri atas pasangan 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin serta pasangan 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno.