Jawa Barat - Bisnis.com
Rabu, 21 November 2018

Persib Vs PSMS, Pertandingan Penentu Gelar Juara Dan Degradasi

Dea Andriyawan Jum'at, 09/11/2018 13:05 WIB
Persib Vs PSMS, Pertandingan Penentu Gelar Juara dan Degradasi

Bisnis.com, BANDUNG — Persib Bandung akan melakoni partai krusial melawan PSMS Medan dalam lanjutan Liga 1 Indonesia 2018 pekan ke-30 di Stadion I Wayan Dipta, Bali, Jumat (9/11).

Laga tersebut tidak hanya penting bagi Persib untuk bertahan pada persaingan merebut tangga juara, tapi juga bagi skuad Ayam Kinantan yang butuh kemenangan untuk bangkit dari dasar kelasemen sementara dan menjauh dari zona degradasi.

Pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez mengatakan pertandingan Jumat sore di Pulau Dewata ini akan menjadi pertandingan sengit karena keduanya berambisi meraih poin penuh.

“Persiapan kami sangat baik dan kami tahu ini adalah laga yang penting bagi kami. Kami juga tahu PSMS Medan juga membutuhkan poin. Tapi buat kami, tiga poin adalah yang terpenting. Kami harus memenangi laga ini,” kata Gomez.

Belum lagi, Supardi CS akan mati-matian dalam pertandingan tersebut dengan berbekal momentum kebangkitan pasca kemenangan yang diraih Maung Bandung dalam laga pekan ke-29 kala menumbangkan juara musim lalu, Bhayangkara FC di kandangnya dengan skor 1-2. Tentunya, hasil tersebut mampu mendongkrak motivasi tim untuk terus berada di jalur menuju juara.

Meski demikian, Persib bukan tanpa hambatan, pertandingan klasik tersebut harus dilalui tanpa dua pemain kunci yang didekap cedera, yakni Jonathan Bauman dan Dedi Kusnandar. Tentunya kehilangan dua pilar itu harus membuat Gomez memutar otaknya untuk meracik skema alternatif.

Belum lagi, Persib harus kehilangan Febri Haryadi yang kembali harus meninggalkan tim untuk memenuhi panggilan Tim Nasional Indonesia dan Oh In-Kyun harus menjalani skorsing setelah mendapatkan kartu merah di pekan sebelumnya melawan Bhayangkara FC.

“Tapi kami punya pemain-pemain lain. Tak cuma Bauman, Dedi, Febri, In-Kyun. Kami juga punya pemain bagus lainnya untuk besok," tambah pria 61 tahun itu.

Namun, Gomez tetap optimis pasca kembalinya Ezechiel N’Douassel yang kembali menajam setelah merobek jala Bhayangkara FC. Pastinya, penyerang asal Chad itu akan kembali menjadi salah satu predator berbisa bagi jala gawang Ayam Kinantan nantinya.

Sementara itu, di kubu lawan, PSMS Medan yang dihuni nama-nama seperti Frets Butuan, Shohei Matsunaga dan Rahmat Hidayat akan menjadi ancaman nyata bagi skuat Maung Bandung di laga esok. Kemenangan 3-2 atas Borneo FC di laga sebelumnya, tentu akan menjadi bekal yang bagus bagi skuat asuhan Peter Butler untuk menatap laga melawan PERSIB.

Butler memprediksi laga besok akan menjadi duel seru dan menarik untuk disaksikan. Sebab, kedua tim akan bertarung demi mendapatkan poin. Kendati tak akan diperkuat beberapa pemain pilar, ia mengaku datang ke Bali dengan mental dan keinginan kuat di laga nanti.

“Kami datang ke sini dengan 18 pemain saja. Karena ada beberapa pemain yang cedera dan akumulasi juga. Tapi kami datang ke sini dengan mentalitas yakin. Kami coba dapatkan poin,” ungkapnya.

Butler pun akan mewaspadai agresivitas para pemain Maung Bandung. Ia pun merasa sangat tertantang untuk melawan PERSIB yang selalu tampil dengan motivasi yang tinggi.

“Persib tim bagus. Tim yang mungkin paling besar di Liga Indonesia. Mereka banyak bintang. Ada banyak motivasi dari luar, financial motivation, sangat pasti lebih besar dari PSMS. Tapi saya bicara tentang motivasi kami sendiri. Ini adalah tantangan yang bagu,” tuturnya.