Jawa Barat - Bisnis.com
Rabu, 21 November 2018

Pesan Bupati Purwakarta Di Hari Sumpah Pemuda Ke 90

Wisnu Wage Senin, 29/10/2018 19:25 WIB
Pesan Bupati Purwakarta Di Hari Sumpah Pemuda Ke 90

Bisnis.com,PURWAKARTA - Setelah melaksanakan upacara peringati Hari Sumpah Pemuda Ke 90, Anne Ratna Mustika atau akrab disapa Ambu Anne memberikan pesan untuk pemuda.

Menurutnya, saat ini merupakan era global, oleh karena itu perlu program khusus meningkatkan daya saing pemuda-pemudi di era globalisasi.

"Saat ini kita dihadapkan pada masa persaingan global, tentu mereka harus mempunyai daya saing yang kuat. Kedepannya saya punya program untuk meningkatkan sumber daya manusia, khusus untuk para pemuda dan pemudinya," Ujar bupati cantik.

Ambu Anne menuturkan, dirinya memiliki program Galeri Ambu (Anak Muda Berkarya dan Usaha), program tersebut merupakan sebuah pelatihan untuk menciptakan sumber daya manusia yang mumpuni.

"Kita akan perbanyak pelatihan dari semua sektor, untuk pemuda ataupun pemudinya, mulai dari pelatihan menjahit, konveksi, pelatihan IT, memasak, dan lainnya," tuturnya saat ditanya mengenai program Galeri Ambu di Gedung Negara Sekretariat Daerah Purwakarta, Senin, (29/10/2018).

Terkait fasilitas, ia telah berkomunikasi dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) Purwakarta. Diharapkan tahun 2019 program tersebut sudah dapat berjalan dengan baik.

"Terkait infrastruktur, kita ada bekas terminal di Plered, karena disana memang masih tersedia lahan yang luas, selain itu untuk menunjang kawasan industri Plered," pungkasnya.

Ia menambahkan, terkait rencananya membuka kerajinan batik khas Purwakarta. Selama ini batik Purwakarta dibuat oleh pengrajin diluar Purwakarta.

"Tahun 2017 sudah punya desain, tapi belum produksi sendiri, kedepannya kita akan mencari pengrajin yang bisa mencetak batik khas Purwakarta dari program pelatihan Galeri Ambu. Jadi nanti pengrajin batik Purwakarta merupakan asli dari Purwakarta, dan kita tidak kekurangan SDM yang mumpuni," tutup Ambu Anne.