Jawa Barat - Bisnis.com
Rabu, 21 November 2018

Jam Tangan Kayu Matoa Luncurkan Kreasi Terbaru

Novianti Minggu, 28/10/2018 08:05 WIB
Jam Tangan Kayu Matoa Luncurkan Kreasi Terbaru
Proses Pembuatan Jam Tangan Kayu Matoa
Bisnis/Novi

Bisnis.com, BANDUNG – Matoa merupakan merek jam tangan asal Kota Bandung yang memiliki keunikan tersendiri. Keunikan itu terlihat dari bahan dasarnya yang terbuat dari dua jenis kayu, yaitu kayu eboni dan maple.

Nama Matoa sendiri diambil dari salah satu jenis pohon yang ada di Papua. Karakteristik pohon ini cukup tinggi dan berbuah banyak sehingga diharapkan merek Matoa bisa sesubur pohon tersebut.

Marketing Communication Matoa Indonesia Kenissa Morse mengatakan merek jam tangan kayu ini didirikan tahun 2013 oleh Lucky Dana Aria. Saat itu, sebagai owner, Lucky terinspirasi oleh kekayaan material kayu dan banyaknya sumber daya manusia di Indonesia. 

Mulanya, Lucky memulai dengan memanfaatkan potongan-potongan kecil limbah kayu dari pabrik furniture lokal untuk memproduksi jam tangan.

“Mengubah material kayu menjadi jam tangan bukanlah hal yang mudah karena bentuk, detail dan permukaan kayu harus mencapai kualitas yang ditetapkan. Bertahun-tahun Matoa melakukan penelitian hingga menghasilkan jam tangan kayu seperti sekarang,” ujar Kenissa, pada Jumat (26/10/2018).

Kenissa menambahkan di bulan Agustus lalu, Matoa meluncurkan kreasi produk terbarunya, yaitu Matoa Rakai: A Moonphase Timepiece. Matoa Rakai merupakan jam tangan kayu yang memiliki lapisan anti-refleksi, anti-sidik jari dan anti-gores. Sementara itu, jarum jamnya terbuat dari lapisan gold matte.

“Keunikannya, ketika jarum jam menunjukkan menit dan detik bertemu tepat di angka 12, maka akan melambangkan sosok manusia yang seperti sedang menggapai bulan,” katanya.

Kenissa menambahkan jam tangan kayu yang diproduksi oleh 30 pengrajin ini dibanderol mulai dari harga Rp900.000-Rp1.200.000. Dalam satu hari, 50 buah jam tangan kayu dapat dihasilkan oleh para pengrajin.

Untuk pemasaran, Matoa melakukannya melalui website dan Instagram sehingga bisa menggaet pasar nasional dan internasional. Hingga saat ini, peminat jam tangan kayu Matoa berasal dari luar Kota Bandung bahkan hingga Timur Tengah.