Jawa Barat - Bisnis.com
Rabu, 12 Desember 2018

Purwakarta Targetkan 1.000 Hektare Areal Persawahan Organik

Wisnu Wage Kamis, 11/10/2018 12:50 WIB
Purwakarta Targetkan 1.000 Hektare Areal Persawahan Organik
Ilustrasi
Antara

Bisnis.com,PURWAKARTA--Potensi perpindahan sawah konvensional ke organik di Purwakarta cukup tinggi. Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui Dinas Pangan dan Pertanian akan terus mendorong perluasan areal tersebut.

Dengan salah satu faktor ketersediaan air bersih cukup tersedia. Terutama di wilayah bagian selatan. Pihaknya  menargetkan ketersediaan 1000 hektare sawah organik.

"Ke depan, akan terus kita kembangkan. Bahkan, targetnya bisa mencapai 1.000 hektare," ujar Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta, Agus Rachlan Suherlan, di Purwakarta, Kamis (11/10/2018).

di Purwakarta untuk areal pertanian organik yang sudah berjalan mencapai 200 hektare. Tersebar di sejumlah wilayah. Seperti, di Kecamatan Pasawahan dan Pondok Salam.

Menurutnya, areal pertanian organik ini cukup potensial. sudah munculnya kesadaran petani untuk beralih dari konsep pertanian konvensional ke organik, dikarenakan hasil produksi pertanian organik cukup menggiurkan.

Dari 17 kecamatan yang ada, enam Kecamatan di antaranya paling potensial mengembangkan pertanian padi organik. Yakni, Kecamatan Kiarapedes, Wanayasa, Bojong, Darangdan, Pondok Salam dan Pasawahan. Alasannya, sumber air di wilayah itu masih alami. Yaitu, keluar dari sumber mata air pegunungan.

"Salah satu faktor terpenting mengembangkan pertanian organik ini, yaitu ketersediaan air bersihnya," ujar Agus.

Air untuk pertanian organik harus bebas dari lombar dan residu, karena berpengaruh terhadap produksi padi yang dihasilkan.

"Jika ini berhasil dikembangkan, maka beras organik bisa jadi produk unggulan Purwakarta, apalagi harga nilai jualnya cukup tinggi,.” ujar Agus.