Jawa Barat - Bisnis.com
Sabtu, 20 Oktober 2018

The Papandayan Jazz Fest Sajikan Sentuhan Jazz Ceria

Dea Andriyawan Sabtu, 22/09/2018 20:37 WIB
The Papandayan Jazz Fest Sajikan Sentuhan Jazz Ceria

Bisnis.com, BANDUNG — The Papandayan kembali menggelar pesta Jazz, kali ini berjuluk "The Papandayan Jazz Fest (TPJF) 2018- Have Fun Go Jazz". 

Hajatan pecinta alunan musik Jazz yang keempat kali digelar ini dipastikan akan menyajikan nuansa yang berbeda. Jika gelaran Jazz pada umumnya menggaet musisi-musisi kondang internasional, kali ini musisi Jazz tanah air yang akan meramaikan acara ini.

Selain itu, gelaran ini juga memadukan cita rasa Jazz yang lebih diterima banyak kalangan. Tujuannya, tidak lain untuk memicu gairah Jazz anak muda Kota Bandung dalam menghasilkan karya Jazzy-nya.

General Manager The Papandayan, Bobby Renaldi mengatakan, sebelum TPJF dimulai, The Papandayan akan mambuat sutu gebrakan, yaitu Interupsi Jazz pada 26  September 2018 di Jalan Asia Afrika bersama band jazz 5 Petani. Tempat kedua akan dilangsungkan di Jalan Braga pada tanggal 29 September dengan penampilan Garhana.

Sementara itu, TPJF 2018 berlangsung dari tanggal 4-6 Oktober 2018. Tak hanya alunan musik, gelaran ini juga menghadirkan Pasar Jazz yang berisi stan dari merek lokal dan Jazz Clinic sebagai edukasi.

"Kami ingin mempertahankan acara festival ini untuk mengedukasi khususnya generasi milenial terkait jazz," katanya, Jumat (21/9) malam.

Kehadiran artis dari berbagai genre juga seakan menegaskan, acara ini membuka pintu seluas-luasnya bagi musisi dan pecinta Jazz di Kota Bandung. Upaya ini menurut Bobby sebagai upaya menggeser stigma TPJF adalah gelaran jazz berat.

Belum lagi, pesan penyelenggara untuk menjadikan TPJF ini lebih ceria terpampang jelas dari logo dan perubahan nama. Sentuhan warna pelangi dan nama yang lebih menyentuh millenial menjadi pembeda gelaran jazz tahun-tahun sebelumnya.

"Acara ini sebagai bukti cinta kami ke Kota Bandung karena menurut kami produktifitas musisi Bandung berkurang," ujarnya. 

Ia pun berharap, dengan gelaran jazz tahunan yang diselenggarakan The Papandayan mampu memberi ruang bagi musisi-musisi muda, senior maupun pecinta musik jazz lainnya lebih menggelora. Pasalnya, pada penyelenggaran tahun ini, TPJF tidak hanya memberikan pengalaman alunan jazz saja, juga blues, pop dan genre lainnya.

"TPJF merayakan musik dengan ragam genre serta menjadi inkubator musisi muda jazz berbakat. Diharapkan festival ini bisa melahirkan bibit-bibit muda untuk mencintai musik," harapnya.

Sementara itu, musisi senior sekaligus kurator TPJF, Hari Pochang mengatakan, gelaran jazz kali ini sangat berbeda dengan gelaran sebelumnya. Kali ini festival jazz ini lebih “ramah” bagi pecinta jazz yang masih awam.

“Ini menarik, karena tidak hanya jazz yang dirasa berat, tapi juga ada line up musisi populer, semua bisa menikmati,” kata dia.

Line up musisi yang akan tampil pada 4 Oktober 2018, adalah Gugun Blues Shelter, Tohpati, Jon Kastella, New Blood, dan lain-lain.  Di hari kedua penikmat musik bisa menyaksikan aksi panggung Dwiki Dharmawan, KSP, Blue Ocean Project, Big Chord, dan pengisi acara lainnya.

Untuk menikmati TPJF 2018, penikmat jazz cukup membayar Dinner atau Snack Charge mulai dari Rp150.000 di The Papandayan Hotel, Jalan Gatot Subroto nomor 83 Bandung. 

Diharapkan, gelaran ini menjadi pemicu bagi penyelenggara lainnya untuk terus memberi ruang bagi musisi-musisi jazz Kota Bandung dalam menyuarakan karya-karyanya. 

“Regenerasi musisi di Kota Bandung ini sangat baik, hanya tinggal panggung mereka yang harus di perbanyak,” tandas dia.