Jawa Barat - Bisnis.com
Minggu, 23 September 2018

Ridwan Kamil Ternyata Dukung Sandiaga Uno Saat Pilgub DKI Lalu

Wisnu Wage Jum'at, 14/09/2018 11:12 WIB
Ridwan Kamil Ternyata Dukung Sandiaga Uno Saat Pilgub DKI Lalu
Ridwan Kamil

Bisnis.com,BANDUNG—Meski sempat menyentil, Gubernur Jabar Ridwan Kamil ternyata memiliki kedekatan khusus dengan bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno.
 
Ridwan Kamil mengaku dirinya dan Sandiaga bersahabat begitupun istri mereka masing-masing. “Beliau sahabat saya, dan istrinya juga sahabat istri saya,” katanya di MUI Jabar, Bandung, Jumat (14/9/2018) pagi.
 
Emil mengaku publik tidak banyak publik mengetahui bahwa dirinya dan Sandiaga adalah sahabat. Bahkan ada kedekatan dan peran khusus dirinya saat Sandiaga mencalonkan diri sebagai calon wakil gubernur DKI Jakarta 2017 lalu.
 
"Orang banyak yang tidak tahu. Saya membantu beliau saat mau jadi wagub DKI Jakarta, saya beri nasihat dua sampai tiga kali. Istrinya juga main ke pendopo," ungkapnya.
 
Emil mengaku memberikan sejumlah tips-tips khusus kepada sahabatnya itu untuk bisa memenangkan Pilgub DKI."Saya bilang, Kang, kalau mau menang, gini gini gini. Saya kasih tips-tips ke beliau. Itu bagaimana saya menghormati beliau,” ujarnya. 
 
Karena itu terkait keinginan Sandiaga untuk bertemu dirinya direspon Emil dengan baik. “Pak Sandi Uno saya tunggu di Bandung, dengan senang hati,” katanya.
 
Keduanya sebelumnya sempat berbalas argumen terkait kepala daerah yang menjadi juru kampanye atau tim sukses. Sandiaga Uno menyatakan gubernur seharusnya fokus dalam menjalankan tugasnya membangun daerahnya, bukan ikut-ikutan dalam pemenangan salah satu pasangan di Pilpres 2019. Gubernur Jabar Ridwan Kamil pun memberikan tanggapannya.
 
"Pak Sandiaga Uno yang terhormat, tolong sebelum memberikan statemen, berkaca pada pengalaman pribadi dulu. Pada 2018, Pak Sandiaga Uno datang ke Jateng jadi jurkam Sudirman Said. Datang masuk ke Priangan jadi jurkam pasangan Asyik (Sudrajat-Syaikhu)," kata Ridwan Kamil di Gedung Sate, Rabu (12/9).
 
Ridwan Kamil mengatakan saat mendatangi dua lokasi kampanye tersebut, Sandiaga saat itu masih berkapasitas sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.
 
"Yang penting mah tidak melanggar aturan hukum, dan jangan bawa-bawa nama institusi dan jabatan. Tolong melihat pada pengalaman pribadinya," katanya.
 
Sandiaga Uno pun meluruskan pernyataannya terkait kepala daerah yang harus fokus pada tugas dan kewajibannya dengan tidak ikut dalam ajang pemilihan presiden 2019. 
 
Menurut Sandi, pernyataan yang dia lontarkan itu ditujukan untuk kepala daerah yang berasal dari koalisi Prabowo-Sandi dan bukan bermaksud menyindir kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. "Jadi, jangan sampai ada salah paham. Jangan saling balas di media pula," ujarnya di Bandung Barat, Kamis (13/9/2018) seperti dikutip dari pemberitaan media.