Jawa Barat - Bisnis.com
Sabtu, 17 November 2018

Indonesia Kirim 3.532 Pasukan Perdamaian Ke Kongo Dan Lebanon

Wisnu Wage Minggu, 02/09/2018 11:12 WIB
Indonesia Kirim 3.532 Pasukan Perdamaian ke Kongo dan Lebanon

Bisnis.com,BANDUNG—Indonesia kembali dipercaya dunia mengirimkan pasukan dalam misi perdamaian dan ketertiban di negara Republik Demokratik Kongo dan Lebanon.

Sebanyak 3.532 personil Satgas RDB Kontingen Garuda XXXIX-A Congo dan Satgas MTF Kontingen Garuda XXVIII-K Lebanon resmi dilepas oleh Presiden RI Joko Widodo, Jumat pagi (31/08/2018) di lapangan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP), Sentul Kabupaten Bogor. Turut mendampingi, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat H. Mochamad Iriawan. 

"Hari ini Indonesia berbangga bukan hanya atas prestasi atlet kita di Asian Games kita juga bangga akan melepas kontingen Garuda untuk misi perdamaian dunia. Ini sebagai wujud kontribusi Indonesia untuk dunia sekaligus kita ingin mengharumkan nama baik bangsa dan negara," ujar Presiden Jokowi dalam rilis Humas Jabar, Sabtu (1/9/2018).

Indonesia memiliki sejarah panjang dalam misi perdamaian dunia. Kontingen Garuda telah berada di Sinai sejak tahun 1957 atau hanya satu dekade dari kemerdekaan Indonesia. Di tahun itu pula Indonesia telah mengirimkan lebih dari 38 ribu pasukan penjaga perdamaian PBB. Saat ini Indonesia masuk dalam jajaran 10 besar negara pengirim pasukan perdamaian dunia terbanyak.

"Dengan keberangkatan pasukan hari ini yang berjumlah 3532 personil artinya kita telah mencapai 88,3% dari target 4 ribu personil dicanangkan dan saya perintahkan agar target 4 ribu segera tercapai," pinta Presiden.

Lebih membanggakan lagi, dalam pengiriman pasukan perdamaian tersebut, kontingen Garuda dilengkapi dengan Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) produk dalam negeri.

"Yang juga membanggakan kontingen garuda ini memakai alutsista buatan anak bangsa dalam menjalankan misinya. Ini sekaligus menjadi etalase bagi kehandalan produk industri strategis negara kita," ucap Jokowi.

Kiprah pasukan Garuda dalam berbagai misi PBB dikenal selalu dapat diterima oleh masyarakat setempat karena mudah berbaur dan menghormati budaya di negara tersebut. Kontribusinya pun tak terbantahkan karena memiliki rekam jejak dan sejarah panjang.

"Sekali lagi ini adalah kepercayaan terhadap bangsa Indonesia sekaligus amanah yang harus dipikul dan tunaikan bersama," katanya.

Kepercayaan dunia terhadap Indonesia semakin besar, ini terbukti saat Indonesia memperjuangkan kemerdekaan Palestina, mendorong proses perdamaian di Myanmar dan di Afganistan. Selain itu Indonesia juga terpilih menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

"Saya berpesan kepada pasukan Garuda diseluruh dunia jagalah nama baik bangsa, patuhi hukum setempat dan selalu ikuti prosedur, jaga sikap, disiplin, dedikadi dan loyalitas," pungkas Jokowi.