Jawa Barat - Bisnis.com
Selasa, 13 November 2018

PT Pos Indonesia Hentikan Fasilitas Pengiriman Gratis Ke Lombok

Ajijah Sabtu, 18/08/2018 14:25 WIB
PT Pos Indonesia Hentikan Fasilitas Pengiriman Gratis ke Lombok
Fasilitas pengiriman gratis ke Lombok

Bisnis.com, BANDUNG - PT Pos Indonesia (Persero) menghentikan fasilitas pengiriman gratis paket bantuan untuk korban bencana gempa Lombok.

Program tersebut sendiri merupakan salah satu wujud kepedulian PT Pos dalam membantu dan memudahkan masyarakat menyalurkan kiriman bantuan.

Dalam pernyataan tertulisnya, PT Pos menjelaskan program pengiriman gratis ini semula direncanakan akan ditutup pada 31 Agustus 2018 namun dimajukan penutupannya.

"Tingginya antusiasme masyarakat untuk mengirimkan bantuan, yang hanya dalam waktu 8 hari volume kiriman diterima telah melebihi kapasitas (tenaga dan ruang simpan) yang tersedia, sehingga untuk menghindari keterlambatan proses penyaluran maka dengan berat hati batas waktu pengiriman gratis dimajukan menjadi tanggal 16 Agustus 2018," tulis Cahyat Rohyana, Sekretaris Perusahaan PT Pos Indonesia (Persero) menjelaskan.

Sampai 16 Agustus kemarin, volume kiriman bantuan yang tiba di Kantor Pos Mataram, telah mencapai lebih dari 1.000 ton atau lebih dari 100.000 koli. Disamping itu saat ini masih terdapat penumpukan ratusan ton dan ribuan koli di beberapa kota, menunggu untuk diberangkatkan ke Mataram.

PT Pos juga menemukan penyalahgunaan fasilitas tersebut untuk mengirim bantuan yang ditujukan kepada pribadi-pribadi maupun untuk tujuan komersial.

"Mengingat keterbatasan fasilitas dan relawan yang ada, sehingga untuk menghindari penumpukan kiriman dan keterlambatan proses distribusi, maka PT Pos cq Kantor Pos Mataram dan Kantor Pos Selong dijadikan sebagai Posko Peduli Gempa, yang penyalurannya bekerjasama dengan BPBD Provinsi NTB."

Sementara untuk kiriman yang sudah terlanjur menggunakan alamat pribadi dan disertai dengan nomor telepon, maka penerima akan dihubungi untuk mengambil kiriman dimaksud ke kantorpos dengan menunjukkan identitas diri.

Untuk kiriman yang alamatnya tidak sesuai, akan diupayakan penyerahannya semaksimal mungkin disesuaikan dengan kondisi lapangan yang ada.

"Untuk donasi dalam bentuk uang masih dapat diterima sampai tanggal 31 Agustus 2018."

Cahyat menyebutkan perseroan menyampaikan terima kasih atas antusiasme masyarakat menggunakan fasilitas pengiriman gratis ke Lombok.

"Segenap jajaran PT Pos Indonesia (Persero) berkomitmen untuk mendistribusikan bantuan korban bencana dengan sebaik-baiknya," pungkasnya.