Jawa Barat - Bisnis.com
Rabu, 19 September 2018

KPU: Kesadaran Demokrasi Warga Kota Bandung Meningkat Pesat

Dea Andriyawan Jum'at, 06/07/2018 14:29 WIB
KPU: Kesadaran Demokrasi Warga Kota Bandung Meningkat Pesat
Ilustrasi
Antara

Bisnis.com, BANDUNG — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung menyebut terjadi peningkatan kesadaran berdemokrasi masyarakat pada momen Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 pada 27 Juni lalu.

Hal tersebut tergambar dalam angka partisipasi masyarakat Kota Bandung berdasarkan rekapitulasi KPU Kota Bandung terhadap surat suara pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung.

Berdasarkan rekapitulasi surat suara di Kota Bandung, angka partisipasi pemilih di kota kembang ini mencapai 76% atau 1,3 juta orang untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar maupun Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bandung.

Angka tersebut menunjukkan peningkatan signifikan jika dibandingkan dengan partisipasi pemilih Pilkada tahun 2013 lalu yang sebesar 60,47%.

"Syukur alhamdulillah melebihi angka partisipasi pemilih Pilkada sebelumnya. Hal ini menunjukkan masyarakat Kota Bandung semakin cerdas berdemokrasi. Mereka semakin sadar menggunakan hak pilihnya," ungkap Ketua KPU Kota Bandung, Rifqi Alimubarok di Bandung, Jumat (6/7).

Secara rinci, lanjut Rifqi, masyarakat Kota Bandung yang menggunakan hak pilihnya untuk Pilgub Jabar sebanyak 1.308.335 orang. Dengan surat suara sah sebanyak 1.279.870. Sedangkan sisanya 28.465 surat suara tidak sah.

Atas pencapaian peningkatan partisipasi pemilih, KPU Kota Bandung berterima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam sosialisasi maupun pengamanan, seperti Pemkot Bandung, Panwaslu Kota Bandung, unsur kepolisian dan TNI, serta masyarakat Kota Bandung pada umumnya.

"Ini prestasi kita semua. Ini hasil kerja keras kita bersama. Tidak hanya penyelenggara, melainkan juga parpol dan masyarakat yang secara kolektif menyukseskan Pilkada Serentak di Kota Bandung," sebutnya.

Setelah ada hasil rekapitulasi penghitungan suara ini, Rifqi menjelaskan, KPU Kota Bandung akan menunggu selama tiga hari ke depan apabila ada paslon yang mengajukan sengketa Pilkada.

"Kalau ternyata setelah tiga hari tidak ada yang mengajukan sengketa, selanjutnya pada Senin atau Selasa (9 atau 10 Juli 2018) mendatang, kami akan menetapkan hasil Pilkada Serentak di Kota Bandung,"