Jawa Barat - Bisnis.com
Kamis, 15 November 2018

Menristekdikti Berharap Pembebasan Lahan Kampus ITB Walini Tuntas 2019

Dea Andriyawan Rabu, 04/07/2018 16:42 WIB
Menristekdikti Berharap Pembebasan Lahan Kampus ITB Walini Tuntas 2019
Kampus ITB
Instagram

Bisnis.com, BANDUNG -- Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, Mohamad Nasir berharap pembebasan lahan untuk pembangunan Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) di lahan perkebunan Walini, Kabupaten Bandung Barat bisa selesai pada 2019.

"Kami sudah berbicara dengan Menteri Keuangan, Bappenas bagaimana mengarrange budgetnya, harapan saya 2019 clear, saya sudah mengusulkan 2016," kata Nasir di Bandung, Rabu (4/7).

Selain itu, ia mengakui pihaknya pun sudah menyampaikan rencana pemnbangunan kawasan pendidikan terintegrasi tersebut kepada Presiden RI Joko Widodo.

"Dan Bapak Presiden merespon positif ini adalah untuk menjadikan ikon pendidikan tinggi global," katanya.

Menurutnya kawasan pendidikan terintegrasi tersebut akan terbagi menjadi kawasan pendidikan yang menjadikan kegiatan mahasisw, dosen dan staf lainnya pada satu teritori. Selain itu didalamnya juga akan dijadikan pusat riset yang bukan hanya terkait teknik mesin, tapi juga lintas disiplin untuk perguruan tinggi di Indonesia maupun negara lain yang bekerjasama dengan ITB.

Sementara untuk anggarannya kata Nasir masih dihitung oleh pihak-pihak terkait. Namun untuk pembebasan lahannya diperkirakan butuh biaya sebesar Rp 350 miliar. Sementara untuk pembangunan fisiknya, dia menambahkan, dapat menggaet investor atau juga menggunakan dana pinjaman.

"Lahan 350 hektare, NJOP sekitar Rp1-Rp2 miliar. (Diperkirakan total) Rp350 miliar tergantung APBN. Nanti pembangunan (fisik) banyak investor yang memberi, bisa (juga) melalui loan (pinjaman)," kata Nasir.

Selanjutnya, hasil dari penelitian pada labolatorium disana tambah dia bisa di inkubasikan. Oleh karenanya dibutuhkan lahan yang luas untuk mengintegrasikan kawasan pendidikan ini untuk melahirkan para engeneering handal.

"Saya rasa kalau lihat kapabilitas ITB itu sangat menjanjikan.

Lahannya ada, kebetulan lahan kosong ini ke depan kita kerjasamakan semuanya, bisa kita dorong," katanya.