Jawa Barat - Bisnis.com
Kamis, 16 Agustus 2018

Tim Sukses Deddy-Dedi Laporkan Kampanye Hitam Ke Bawaslu Jabar

Wisnu Wage Selasa, 12/06/2018 13:04 WIB
Tim Sukses Deddy-Dedi Laporkan Kampanye Hitam ke Bawaslu Jabar

Bisnis.com,BANDUNG—Jagad media sosial terutama grup pesan instan whatsapp dikejutkan dengan beredarnya video seorang kakek beriket hitam. Dalam video tersebut, sang kakek memohon dukungan untuk pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi kepada sosok gaib.

Menanggapi hal tersebut, tim sukses pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi langsung bergerak cepat. Tim melaporkan peristiwa tersebut ke Bawaslu Jabar, di Jalan Turangga, Kota Bandung, Senin (11/6/2018) petang.

Tim menilai, dukungan yang tergambar dalam video tersebut merupakan bentuk kampanye hitam. Pasalnya, hal tersebut malah akan mendegradasi elektabilitas pasangan Deddy-Dedi. Selain itu, dampak negatif di tengah masyarakat pun akan terjadi akibat peredaran video itu.

“Itu terlihat seperti dukungan. Tetapi, kami memiliki analisa bahwa video itu sebenarnya bentuk kampanye hitam yang nyata. Apalagi sengaja disebarkan begitu. Segala bentuk penyebaran itu harus melalui tim, ini tidak,” kata Hotma Agus Sihombing, selalu tim kuasa hukum. 

Tak Libatkan Hal Metafisika

Agus pun mengulangi pernyataannya saat menangani kasus deklarasi paranormal. Dia memastikan bahwa pasangan Deddy-Dedi tidak pernah melibatkan hal metafisika maupun supranatural dalam proses pemenangan. Kandidat dan tim fokus pada konsolidasi bersama masyarakat.

“Setiap hari sebelum bergerak menyapa masyarakat Jawa Barat, semua berdoa. Kang Deddy Mizwar dan Kang Dedi Mulyadi mengawali aktivitas dengan shalat dhuha. Saya kira itu spirit bagi kami selaku tim untuk melakukan hal yang sama. Kita berharap niat dan gerakan kita penuh keberkahan,” katanya. 

Agus mengimbau kepada seluruh jajaran tim agar fokus pada sosialisasi program kerja. Dia mengingatkan tidak perlu dilakukan aksi balas dendam kepada pihak yang membuat video tersebut. 

“Fokus kita tidak boleh terganggu. Kita terus sosialisasi program kerja Deddy-Dedi di Jawa Barat. Kalau ada kawan kita yang mendapati siapa pembuatnya, silakan laporkan ke Bawaslu. Kita jangan membalasnya, biarkan proses hukum berjalan,” ungkapnya. 

Laporan yang disampaikan tim sukses Deddy-Dedi sudah teregister di Bawaslu Jabar dengan nomor 08/LP/PG/Prov/13.00/VI/2018.