Jawa Barat - Bisnis.com
Kamis, 16 Agustus 2018

Tim Asyik Keberatan Laga Pilgub Disebut Hanya Rindu VS Deddy-Dedi

Wisnu Wage Senin, 11/06/2018 17:15 WIB
Tim Asyik Keberatan Laga Pilgub Disebut Hanya Rindu VS Deddy-Dedi

Bisnis.com,BANDUNG--Pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018 menjadi pertarungan empat kandidat peserta pilkada.

Hasil survei lembaga penelitian yang menunjukkan angka tertinggi bukan menjadi penentu kemenangan di Pilgub Jabar. Sehingga, Pilgub Jabar bukan hanya menjadi pertarungan dua kandidat dan sisanya hanya menjadi penonton.

Ketua Tim Pemenangan Pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu(Asyik) Haru Shuandaru mengatakan, pelaksanaan Pilgub Jabar 2018 diikuti oleh empat pasang calon peserta pilkada. Ke empat kandidat ini memiliki strategi dan harapan untuk meraih kemenangan dan menjalankan amanat masyarakat Jabar.

Haru tidak sependapat dengan ungkapan Ketua Tim Pemenangan Pasangan Rindu, Saan Mustopa yang menyatakan jika dalam pertarungan Pilgub Jabar hanya milik Ridwan-Uu dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi. Sementara, dua kandidat lain yakni Sudrajat-Ahmad Syaikhu hanya menjadi penonton di Pilgub Jabar.

Menurut Haru, pasangan calon yang selama ini selalu berada diurutan tertinggi dari hasil survei sebaiknya berhati-hati menempatkan kandidat lain yang dinilai sebagai penonton di Pilgub Jabar. Sebab, pasangan yang dinilai sebagai penonton ini bisa memberikan kejutan di saat pencoblosan nanti.

Kedua, kata Haru, pemenang pilkada di Jabar tidak ditentukan oleh hasil survei. Pemenang pilkada baru ditentukan setelah KPU melakukan penghitungan suara secara manual dan dimulai saat pencoblosan 27 Juni nanti.

"Hasil pemenang pilkada itu dimulai saat pencoblosan, kemudian ada hasil quick qount, dan ada hasil akhir pengitungan suara manual oleh KPU. Setelah itu, baru diketahui siapa pemenangnya," kata Haru.

Sehingga, kata dia, bagi pasangan lain jangan terlalu cepat untuk memutuskan siapa saja yang bisa bertarung dan hanya menjadi penonton di Pilgub Jabar. Keputusan itu sangat tergesa-gesa jika memang harus dipublikasikan.

"Ada empat kandidat di Jabar yang memiliki peluang. Jangan terlalu cepat memutuskan siapa yang bertarung dan siapa penonton. Saya kira itu terlalu tergesa-gesa," ungkapnya, Senin (11/6/2018).

Haru menyebutkan, saat ini tim pemenangan Pasangan Asyik masih terus bekerja keras untuk memenuhi harapan dan keyakinan menang di Pilgub Jabar. Harapan dan keyakinan itu akan dibuktikan pada saat hari pencoblosan 27 Juni mendatang.

"Kami tetap optimistis bisa memenangkan Pilkada. Masyarakat Jabar akan menentukan keyakinannya pada 27 Juni. Kita lihat saja nanti," ujar dia.

Haru menjelaskan, optimistis kemenangan pasangan Asyik ini juga sudah terlihat dari hitungan matematis yang terlihat. Sosok Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo dan Gubernur Jabar dua periode Ahmad Heryawan memiliki pengaruh suara untuk pasangan Asyik. Selain itu, kantung suara yang akan memutuskan memilih Asyik juga akan terlihat pada 27 Juni nanti.

"Insyaallah, Asyik masih memiliki kans dan keyakinan untuk menang. Kita lihat saja nanti mulai 27 Juni. Semuanya memiliki peluang untuk menang," ungkap Haru.