Jawa Barat - Bisnis.com
Kamis, 16 Agustus 2018

MUDIK LEBARAN 2018: Tol Alternatif Lido Cigombong Via Tol Bocimi Resmi Dibuka

Tim Jelajah Jawa Bali Jum'at, 08/06/2018 15:55 WIB
MUDIK LEBARAN 2018: Tol Alternatif Lido Cigombong via Tol Bocimi Resmi Dibuka
Ilustrasi
Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Tol fungsional Alternative Lido Cigombong Via Tol Bocimi resmi dibuka untuk mengantisipasi kemacetan arus mudik di perempatan Pasar Ciawi yang mengarah ke Sukabumi.

Pimpinan Proyek Tol Fungsional Lido Cigombong, Joko Susilo mengatakan tol fungsional ini hanya sepanjang 15 km, namun dapat memangkas waktu menjadi  20 menit. Sementara jika menggunakan jalur utama dapat menempuh waktu kurang lebih 2 jam.

"Tol fungsional ini hanya dibuka selama momentum arus mudik Lebaran untuk mengurai kemacetan. Dibuka dari tanggal 8 Juni sampai 24 Juni, habis itu kami tutup kembali," katanya.

Tol tersebut dapat menampung volume kendaraan per hari 30.000 kendaraan. Namun dia menyarankan agar pemudik tetap berkendara dengan baik mengingat tol tersebut belum sempurna 100%.

Joko mengatakan agar pemudik tetap menjaga kecepatan di 40 km per jam. Selain itu, untuk sementara tol hanya bisa digunakan bagi mobil kecil saja.

"Tol ini layak untuk fungsional karena itu hanya satu seksi saja yang dibuka," katanya.

Sementara itu menurut pantauan Bisnis, tol alternative tersebut masih kurang pembatas jalan karena sebagian banyak yang belum terkover sedangkan di sisi kiri langsung jurang. Jalanan tol pun masih sebagian teraspal dan sebagian lagi berupa beton coran. Selaim itu masih belum ada penerangan jalan yang memadai.

Joko mengatakan untuk sementara ini penerangan hanya berupa scout light saat malam. Namun dia optimistis jalan tersebut layak digunakan.

"Informasi dari dishub truk sembako sudah tidak jalan jadi itu akan meringankan. Tapi, tetap kecepatan dijaga dan jaga jarak amat penting," katanya.

Kegiatan Bisnis Indonesia LL-JJB 2018 turut didukung oleh PT XL Axiata Tbk., PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE), PT Astra Honda Motor, Lembaga Penyelenggara Pelayanan  Navigasi Penerbangan Indonesia (AirNav Indonesia), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), PT Toyota Astra Motor, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng), dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat & Banten Tbk. (Bank BJB).