Jawa Barat - Bisnis.com
Senin, 25 Juni 2018

Baca Yuk Kisah Nama Unik Masjid Agung Baing Yusuf Purwakarta

Wisnu Wage Jum'at, 25/05/2018 11:48 WIB
Baca Yuk Kisah Nama Unik Masjid Agung Baing Yusuf Purwakarta
Suasana di dalam Masjid Agung Baing Yusuf

Bisnis.com,PURWAKARTA--Masjid Agung Purwakarta mulai bermetamorfosa saat Dedi Mulyadi memimpin Purwakarta pada Tahun 2008. Namanya mengalami perubahan menjadi Masjid Agung Baing Yusuf usai menjalani renovasi di sana-sini. 
 
Baing Yusuf sendiri merupakan nama seorang tokoh pendakwah Agama Islam di Purwakarta. Pemilik nama asli Raden Haji Muhammad Yusuf bin Raden Jayanegara itu memiliki seorang murid bernama Syaikh Nawawi al Bantani. 
 
Sebagaimana diketahui, nama terakhir itu bergelar Sayyidu Ulamail Hijaaz atau Tuan Para Ulama di Tanah Hijaz. Berbagai catatan sejarah menyebutkan, ulama asal Tanara, Banten itu berguru saat remaja kepada Baing Yusuf Purwakarta.
 
Berkah ilmu dari Baing Yusuf, merefleksi Dedi Mulyadi untuk mengganti nama masjid itu dengan nama beliau. 
 
Awalnya, masjid yang terletak di Jalan Gandanegara itu belum memiliki karakter khas. Setelah berkonsultasi dengan para tokoh masyarakat dan tokoh Agama Islam, Dedi Mulyadi mulai memasukan unsur kultural ke dalam desain arsitekturnya. 
 
Kepala Sub Bagian Agama pada Bagian Kesra Pemkab Purwakarta, Dindin Ibrahim menceritakan hal tersebut. 
 
“Pemerintah Kabupaten Purwakarta saat itu mulainya dari bagian depan. Masjid Agung Purwakarta dihiasi pagar malati dan taman-taman. Arsiteknya langsung Kang Dedi Mulyadi,” kata Dindin di ruang kerjanya, Jalan Gandanegara No 25, Kamis (24/5/2018). 
 
Setelah itu, 10 meter dari gerbang utama, dibangun sebuah gerbang masuk berarsitektur ‘julang ngapak’. Artinya, burung yang sedang merentangkan sayap. Arsitektur tersebut merupakan bentuk bangunan khas Sunda, biasanya diterapkan pada bangunan berjenis rumah panggung.
 
“Jadi, saat jamaah masuk lewat gerbang depan, itu disambut ‘julang ngapak’,” ujar Dindin.