Jawa Barat - Bisnis.com
Rabu, 24 Oktober 2018

Sekda Iwa Pastikan Anggaran THR & Gaji Ke-13 PNS Pemprov Jabar Sudah Ada

Wisnu Wage Jum'at, 25/05/2018 14:35 WIB
Sekda Iwa Pastikan Anggaran THR & Gaji ke-13 PNS Pemprov Jabar Sudah Ada
Sekda Jabar Iwa Karniwa

Bisnis.com,BANDUNG--Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan dana alokasi umum (DAU) untuk membayar tunjangan hari raya (THR) sekitar 13.000 PNS sudah tersedia.

Sekda Jabar Iwa Karniwa mengatakan alokasi anggaran yang akan diberikan paling lambat dua pekan sebelum Hari Raya Idul Fitri tersebut saat ini sudah ada di kas daerah. “Sudah , nanti akan ada mekanisme penyaluran seperti biasa,” katanya ditemui di Gedung Sate, Bandung, Jumat (25/5/2018).

Iwa mengaku besaran angka kenaikan THR untuk PNS Pemprov Jabar tahun ini belum dihitung pihaknya mengingat ada komponen-komponen tunjangan yang ikut naik. “Saya harus cek lagi soal perbedaan hitungannya dengan tahun lalu,” paparnya.

Namun tahun lalu, THR yang diberikan pada PNS besarannya satu kali gaji. Dia menghitung rata-rata per bulan untuk gaji dan tunjangan PNS Pemprov Jabar mengganggarkan sekitar Rp50 miliar. “Ada sekitar Rp50 miliar, anggarannya sudah ada. Tinggal legal pembayarannya saja,” tuturnya.

Pihaknya mengaku berterima kasih pada Presiden Joko Widodo beserta jajarannya yang memberi kenaikan THR pada tahun ini. Pihak Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jabar menurutnya akan menyalurkan hak ini seperti biasa pada para PNS. “Tapi kami harap THR ini tidak seluruhnya dibelanjakan, kalau bisa ada yang ditabung,” ujarnya.

Selain THR, anggaran untuk gaji ke-13 yang dibayarkan setelah lebaran dipastikan sudah ada. Namun untuk mekanisme pencairannya, Sekda memastikan hal ini membutuhkan peraturan presiden.”Keputusan mencairkannya kan harus ada Perpres. Anggarannya sudah ada,” katanya.

Pembayaran THR dan gaji ke-13 sudah menjadi rutinitas pemerintah. Namun, yang membedakan, kali ini THR juga diberikan kepada para pensiunan PNS/ASN. Presiden Jokowi telah menandatangani PP pemberian THR ini pada Rabu (23/5) lalu.

Jokowi berharap, pemberian THR dan gaji ke-13 tahun ini bukan hanya bermanfaat bagi kesejahteraan PNS, TNI, dan Polri, terutama saat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah, melainkan juga bagi peningkatan kinerja.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan, ada perbedaan perhitungan THR tahun ini dengan sebelumnya. Selain THR tahun ini dibayarkan juga kepada pensiunan, ada perbedaan perhitungan THR bagi PNS/ASN pada tahun ini.

THR yang dibayarkan bukan hanya gaji pokok, melainkan juga tunjangan keluarga dan kinerja. Sehingga, jumlah THR yang didapatkan PNS/ASN akan lebih besar, hampir setara seluruh gaji (take home pay) dari total yang diterima PNS/ASN setiap bulan.