Jawa Barat - Bisnis.com
Senin, 22 Oktober 2018

Audit Keuangan Rumah Zakat Diganjar WTP

Kahfi Kamis, 17/05/2018 15:36 WIB

 

Bisnis.com, BANDUNG- Rumah Zakat kembali meraih opini wajar tanpa pengecualian atau WTP terhadap laporan keuangan periode 2017. Opini tersebut merupakan yang tertinggi , sekaligus menggambarkan kondisi keuangan suatu lembaga transparan dan memenuhi syarat akuntabilitas.

Sepanjang 12 tahun berturut-turut, Rumah Zakat berhasil mempertahankan opini keuangan WTP. Pemberian opini itu hasil pemeriksaan dari Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradireja, Suhartono.

CEO Rumah Zakat Nur Efendi mengungkapkan sebagai lembaga amil zakat, Rumah Zakat mempunyai kewajiban untuk diaudit. “Hasilnya, kami dapat WTP kembali,” katanya di Bandung, Kamis (17/5/2018).

Sepanjang tahun lalu, Rumah Zakat telah mengelola dana ZIS yang disalurkan kepada 1.056 desa di seluruh Indonesia. Hingga saat ini, penerima manfaat  aliran dana mencapai 1,62 juta orang, mereka mendapatkan pelayanan program di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan.

Nur mengatakan, hingga saat ini, jumlah orang miskin di Indonesia mencapai 10,12% dari total populasi. Dengan pengelolaan dana zakat, singgungnya, beban pemerintah dapat terbantu dalam pengentasan masalah kemiskinan.

Sejauh ini, jumlah donatur Rumah Zakat mencapai 217.000 orang yang berdonasi pada tahun lalu. “38% disumbangkan saat Ramadhan,” tutup Nur.