Jawa Barat - Bisnis.com
Senin, 23 Juli 2018

Tim Asyik Bantah Bikin Debat Pilgub Jadi Kisruh

Wisnu Wage Selasa, 15/05/2018 12:48 WIB
Tim Asyik Bantah Bikin Debat Pilgub Jadi Kisruh

Bisnis.com,BANDUNG--Insiden pembentangan kaus #2019GantiPresiden oleh Ahmad Syaikhu di debat kedua Pilgub Jabar di Kampus UI, Depok, Senin (14/5/2018) malam mendapat sorotan tajam.

Namun berdalih sebagai kebebasan berekspresi pasangan Sudrajat-Syaikhu (Asyik) yang diusung Gerindra dan PKS menolak aksi tersebut mencederai demokrasi.

Berikut tanggapan resmi tim Asyik yang diperoleh Bisnis, Selasa (15/5/2018):


Assalamu'alaikum wa rahmatullaahi wa barakatuh,

Pada hari Senin, tanggal 14 Mei 2018, KPU Provinsi Jawa Barat mengadakan debat publik yang kedua bagi Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018. Debat publik yang dilaksanakan di Kampus UI Depok tersebut berjalan sangat baik dan karenanya kinerja KPU Provinsi Jawa Barat patut diapresiasi. 

Kami juga haturkan terima kasih Kepada 3 Media Televisi Trans7, CNN Indonesia dan Inews atas kerjasamanya serta koordinasinya yang sgt baik sejak persiapan hingga pelaksanaan produksi
Tayangan langsung Debat Cagub Jabar ke 2.

Di akhir debat publik tersebut, Pasangan Sudrajat -Syaikhu (Asyik) menyampaikan sebuah pesan yang sangat tegas sepanjang 60 detik kepada rakyat Jawa Barat bahwa dengan pengalaman Sudrajat dan Syaikhu di tingkat internasional, nasional, maupun lokal, dapat membawa Jawa Barat menjadi provinsi yang maju, bertakwa, aman dan sejahtera. 

Selain itu, Pasangan Asyik juga menyampaikan aspirasi masyarakat yang dititipkan pada Pasangan nomor urut 3 ini, bahwa jika Pasangan Asyik menang di tahun 2018 ini, maka pasangan ini berkomitmen untuk mendukung pergantian kepemimpinan nasional melalui gerakan #2019GantiPresiden. 

Pasca disampaikannya aspirasi masyarakat tersebut oleh Pasangan Asyik, kami sangat menyayangkan sempat terjadi keributan tidak perlu yang memaksa debat publik yang awalnya aman dan terkendali menjadi ricuh tidak terkendali, bahkan terdengar kata-kata kasar dari pendukung salahsatu paslon. Oleh karena itu, melalui siaran pers ini kami bermaksud menyampaikan beberapa hal sebagai berikut:

1.Kami mengapresiasi kinerja KPU Provinsi Jawa Barat dalam pelaksanaan debat publik kedua ini. 
2.Pasangan Asyik berkeyakinan bahwa apa yang disampaikan di penutupan debat publik kedua merupakan suatu hak kebebasan berekspresi dan di jamin oleh konstitusi UUD 1945. 
3.Pesan #2019GantiPresiden merupakan aspirasi sebagian masyarakat Jawa Barat yang menghendaki pergantian kepemimpinan nasional, dan kami selaku calon pemimpin Jawa Barat wajib menyuarakannya. 
4.Tidak ada pelanggaran hukum yang terjadi dalam penyampaian aspirasi tersebut, baik berdasarkan UUD 1945, peraturan perundangan-undangan terkait, dan peraturan kampanye KPU. 
5.Menyayangkan tindakan kasar yang dilakukan oleh oknum pendukung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat lain yang bertindak mengedepankan emosi dan mengabaikan semangat demokrasi.
6.Meminta Bawaslu Provinsi Jawa Barat bertindak netral dan tidak terpengaruh berbagai tekanan yang hendak memprovokasi pelaksanaan pemilhan Gubernur Jawa Barat yang aman dan damai. 

Pasangan Asyik tidak memiliki intensi apapun selain menyampaikan aspirasi masyarakat Jawa Barat. Kami selalu berkomitmen untuk terus mengikuti rangkaian Pemilukada Serentak 2018 dengan mengedepankan semangat demokrasi positif guna terwujudnya Jawa Barat yang maju, bertakwa, aman, dan sejahtera. 

Hormat Kami,

Tim Kampanye Sudrajat-Syaikhu (ASYIK) 2018

Ketua,
Haru Suandharu

Sekretaris,
Bucky Wibawa Karya Guna