Jawa Barat - Bisnis.com
Minggu, 19 Agustus 2018

Pelaku Pariwisata Jabar Minta Bandara Kertajati Seperti Changi

Wisnu Wage Senin, 14/05/2018 17:05 WIB
Pelaku Pariwisata Jabar Minta Bandara Kertajati Seperti Changi
Progres pembangunan Bandara Kertajati Mei 2018
Istimewa

Bisnis.com,BANDUNG--Organisasi dan pengusaha di bidang pariwisata memberikan banyak masukan kepada PT BIJB untuk bisa memaksimalkan potensi pariwisata yang dimiliki Jawa Barat.

Sekretaris Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Jawa Barat Djoni Sofyan, mengatakan kehadiran Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka dapat meningkatkan aktivitas pariwisata, khususnya di kawasan timur Jawa Barat.

Selama ini dia menilai mayoritas wisatawan hanya terpusat ke wilayah Barat seperti menyasar kawasan Puncak Bogor, Cianjur dan kawasan yang ada di Bandung Raya seperti Lembang, Ciwidey dan sekitarnya. Hal itu bisa dilihat dari jumlah wisatawan asal Timur Tengah yang cukup dominan di kawasan tersebut.

"Wisatawan Timur Tengah sudah mulai banyak yang ke daerah Kuningan dan Garut. Dengan komplementer dan rute baru dari Kertajati, travel agensi harus mengatur dan mempersiapkan promosi rute wisata di Jawa Barat yang kebanyakan masih seputar lifestyle and leisure, dari Kertajati," kata Djoni, Senin (14/5/2018).

Bukan tidak mungkin, katanya, aktivitas pariwisata di Cirebon, Kuningan, Majalengka, dan Sumedang, dapat meningkat pesat dengan adanya Bandara Kertajati. Pemerintah dan berbagai stakeholder setempat menurutnya harus mempersiapkan kawasan wisata di setiap daerahnya jika tidak ingin hanya menjadi penonton peningkatan aktivitas pariwisata tersebut.

Sejumlah pesona alam Jawa Barat, katanya, masih menjadi daya tarik utama wisatawan Timur Tengah dan Barat. Pemerintah bersama berbagai pihak pun harus mempersiapkan berbagai paket wisata ke Geopark Palabuhanratu-Ciletuh, Pangandaran, dan kawasan lainnya.

"Bisa tidak pemerintah daerah sekitar Bandara Kertajati dan daerah lain mempersiapkan itu semua. Kalau tidak bisa, ya ditarik semua ke Bandung lagi semua wisatawannya," katanya.

Sinergisitas, ucapnya, harus dibangun PT BIJB dengan sejumlah pihak untuk memaksimalkan pengoperasian Bandara Kertajati. BIJB tidak bisa melepaskan diri dari stakeholder, dukungan pelaku usaha pariwisata, dan maskapai penerbangan.

Dia juga mengingatkan agara pengelola Bandara Kertajati membuat nyaman, layaknya Bandara Changi di Singapura. Jika bandaranya nyaman, menarik, dan menawarkan program seperti city tour, para penumpang tidak akan mempermasalahkan waktu transit walaupun sampai berjam-jam.