Jawa Barat - Bisnis.com
Sabtu, 18 Agustus 2018

Jumlah Perajin Terbatas, Purwakarta Kesulitan Penuhi Permintaan Keramik Plered

Wisnu Wage Rabu, 02/05/2018 16:12 WIB
Jumlah Perajin Terbatas, Purwakarta Kesulitan Penuhi Permintaan Keramik Plered
Ilustrasi
Antara

Bisnis.com,PURWAKARTA--Jumlah perajin keramik di Purwakarta belum bisa bertambah meski permintaan ekspor produk ini sangat tinggi. 

Kepala UPTD Litbang Keramik Kecamatan Plered, Bambang Mega Wahyu mengatakan karenaa persoalan ini pada 2017 lalu, para perajin keramik tak bisa 100 persen memenuhi permintaan pasar ekspor. "Kendalanya, salah satunya karena terbatasnya jumlah perajin," paparnya, Rabu (2/5/2018). 

Menurutnya jumlah perajin keramik di Purwakarta sendiri saat ini sekitar 221 orang dan tidak pernah bertambah. Lantaran, minat generasi muda untuk menjadi perajin keramik sangat minim. 

Ke depan pihaknya ingin bersinergi dengan Dinas Pendidikan, supaya para pelajar tertarik untuk menekuni kerajinan ini. Bahkan, Litbang Keramik ini bisa dijadikan laboratorium bagi pelajar untuk mengenal berbagai motif keramik dan cara membuatnya.

"Kami sangat terbuka. Jika ada pelajar yang ingin belajar membuat keramik atau motifnya, kami siap membantu," tuturnya.

Terpisah, Eman Sulaeman, Ketua Cluster Keramik Plered, mengatakan, permintaan keramik yang tertinggi ini dari Korea Selatan dan Arab Saudi. Jenis keramik yang diminta, yaitu pot dan vas bunga.

Adapun pengiriman kerajinan kriya ini, bisa melalui berbagai cara. Salah satunya, dengan trader atau bertaruh harga dengan para pembeli.

"Selain jumlah perajin yang tidak bertambah, kendala lainnya yaitu masih banyak perajin keramik yang belum mengantongi Nomor Induk Kepabeaan (NIK). NIK ini, salah satu syarat untuk bisa ekspor," tandasnya.