Jawa Barat - Bisnis.com
Rabu, 24 Oktober 2018

Warga Ujung Berung Mau Jadi Investor Saham, Silahkan Datang Ke Pasar!

Kahfi Selasa, 01/05/2018 09:56 WIB
Warga Ujung Berung Mau Jadi Investor Saham, Silahkan Datang ke Pasar!

 

Bisnis.com, BANDUNG- Gerakan menabung saham terus bergulir, kini giliaran Kecamatan Ujung Berung, Kota Bandung, Jawa Barat yang mendapatkan fasilitas galeri investasi. Lewat galeri yang berada di tengah PD Pasar Bermartabat, Ujung Berung itu, masyarakat dapat mendaftarkan rekening efek, dan bertransaksi di bursa saham.

Secara resmi, galeri investasi yang berada di tengah keramaian pasar tradisional itu, beroperasi Senin kemarin (30/4/2018). Philip Sekuritas jadi punggawa galeri investasi yang siap melayani para calon investor.

“Cukup dengan Rp100 ribu, masyarakat bisa langsung menjadi investor di perusahaan terbuka yang melantai di BEI,” kata Direktur Pengembangan Bisnis PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Nicky Hogan.

Acara peresmian galeri investasi itupun dihadiri Direktur PD Pasar Bermartabat Bandung Panca Saktiadi serta jajaran pemerintahan Kecamatan Ujung Berung, Bandung. Peresmian diisi pula kegiatan pendaftaran sebagai investor oleh Panca Saktiadi.

Nicky mengungkapkan galeri investasi di pasar ini merupakan yang ketiga, dua sebelumnya berada di Tasikmalaya, Jawa Barat, dan Balikpapan, Kalimantan Timur. “Sehingga dari tiga galeri pasar, dua berada di Jabar,” tambah Nicky.

Dia mengungkapkan sejauh ini, galeri investasi yang berlokasi di pasar, menunjukkan potensi besar. Dari dua galeri yang lebih dulu beroperasi, singgung Nicky, terbukti transaksi saham telah mencapai ratusan juta.

“Sudah dua bulan berjalan, transaksi sudah ratusan juta, itu baru puluhan investor,” katanya.

Khusus galeri investasi di pasar Ujung Berung, Nicky mengatakan akan menyerap hasrat investasi dari masyarakat umum di wilayah yang mempunyai lima kelurahan tersebut. “Jadi galeri investasi selain memudahkan para pedagang yang ingin menabung saham, juga berperan sebagai pusat edukasi dan sosialisasi bagi masyarakat luas,” katanya.

Apalagi dengan gencarnya kampanye menabung saham, ternyata banyak investor yang berdatangan dari beragam latarbelakang. Bahkan, ungkap Nicky, di salah satu galeri di Manado, Sulawesi Utara, terdapat nenek berusia 77 tahun yang jadi investor aktif.

“Pada dasarnya pembukaan galeri membuka kesempatan untuk menciptakan kesejahteraan dan pemerataan, jadi siapapun berhak mendapatkan kesempatan yang sama,” tutupnya.