Jawa Barat - Bisnis.com
Jum'at, 20 Juli 2018

PILKADA SERENTAK 2018: KPK Beri Warning Jangan Coba-coba Korupsi

Wisnu Wage Selasa, 17/04/2018 14:26 WIB
PILKADA SERENTAK 2018: KPK Beri Warning Jangan Coba-coba Korupsi
Ilustrasi
Antara

Bisnis.com,BANDUNG--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta para calon kepala daerah di Jabar tidak bermain-main dengam modus korupsi.

Peringatan itu disampaikan Basarian saat memberikan pembekalan bertajuk Pilkada berintegritas terhadap puluhan calon kepala daerah di Jabar yang berlangsung di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Selasa (17/4/2018).

Basariah mengatakan KPK sejauh ini sudah menangani 18 gubernur dan 75 bupati/walikota masuk ranah pidana korupsi. "Kita harap nanti kalau sudah terpilih tidak termasuk dalam grup itu," katanya.

Dia mencatat banyaknya kepala daerah yang terjerat kasus korupsi tak lepas karena biaya Pilkada tinggi. Sehingga, mereka harus mencari duit lebih untuk menutupi biaya yang dikeluarkan selama Pilkada.

"Kajian Kemendagri itu menyatakan biaya kampanye tingkat bupati/walikota itu mencapai Rp 20 - Rp 30 miliar. Sementara kekayaan mereka secara umum Rp 7 - Rp 9 miliar," ungkapnya.

Menurutnya praktik korupsi yang kerap menimpa calon kepala daerah petahana yaitu adanya ijon kepada kepala dinas untuk biaya pilkada. Biasanya dilakukan dengan memungut 10 - 30% dari proyek yang sedang dikerjakan.