Jawa Barat - Bisnis.com
Jum'at, 20 Juli 2018

Pengembangan UGG Ciletuh-Palabuhanratu Butuh Dana Rp1 Triliun

Wisnu Wage Selasa, 17/04/2018 11:55 WIB
Pengembangan UGG Ciletuh-Palabuhanratu Butuh Dana Rp1 Triliun

Bisnis.com,BANDUNG—Usai ditetapkan Unesco sebagai Unesco Global Geopark (UGG) Ciletuh-Palabuhanratu Sukabumi membutuhkan dana besar untuk mengakselerasi pembangunan kawasan tersebut.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu resmi didaulat masuk UGG bersama 11 geopark lainnya di dunia. Keputusan ini dinilai dirinya sebagai buah dari kerja keras pihaknya selama 3 tahun terakhir.

“Ternyata ini tercepat sejak ditetapkan sebagai Geopark Nasional. Tiga tahun kemudian jadi geopark internasional atau termasuk dalam jaringan geopark global atau UGG,” katanya di Bandung, Selasa (17/4/2018).

Menurutnya penetapan ini membuat potensi kawasan tersebut menjadi pusat pariwisata dunia dan pertumbuhan ekonomi makin terbuka. Namun pihaknya mengaku butuh dana besar agar penataan di kawasan ini tertata dengan baik. “Kalau mau cepat pengembangannya, kami hitung dana yang dibutuhkan Rp1 triliun,” ujarnya.

Dana sebesar ini diakui Heryawan diperlukan guna membangun sejumlah infrastruktur pendukung di Ciletuh-Palabuhanratu agar sejajar dengan geopark kelas dunia yang lain.

Dia menunjuk perlunya pembangunan pusat wisata yang menjadi hub ke titik-titik sekitar geopark layaknya di Jepang. “Kalau ingin ada percepatan ya perlu dana besar. Supaya cepat banget dan kelihatan perkembangannya ya Rp1 triliun,” tuturnya.

Jika pemerintah pusat maupun swasta mengucurkan dana sebesar ini, pihaknya yakin investasi di kawasan tersebut tidak akan sia-sia. Jabar sendiri menurutnya sudah sejak awal menggelontorkan dana besar dan kini saatnya pusat mengucurkan anggaran.