Jawa Barat - Bisnis.com
Minggu, 23 September 2018

PILGUB JABAR 2018

Ridwan Kamil Ingin Wujudkan Perdagangan Berbasis Online

Ilham Budhiman Senin, 16/04/2018 15:52 WIB
Ridwan Kamil Ingin Wujudkan Perdagangan Berbasis Online

Bisnis.com, BOGOR - Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut satu Ridwan Kamil meminta para pedagang pasar di Jawa Barat mulai belajar mengaplikasikan perdagangan secara online agar mampu bersaing dalam iklim ekonomi saat ini.

Hal tersebut disampaikan pria yang akrab disapa Emil itu saat mendengar keluhan dari pedagang Pasar Kebon Kembang Kota Bogor yang mengaku dalam setahun mengalami penurunan daya beli.

Selain persoalan turunnya daya beli, para pedagang juga mengeluhkan buruknya infrastruktur dan semrawutnya pasar yang disinyalir membuat orang malas berbelanja.

“Banyak pembeli lebih memilih layanan (jual beli) online. Saran saya, ya, ada dua. (pertama) di pasarnya tetap (jualan), (kedua) di online-nya (juga) ada. Sekarang mah modelnya harus seperti itu,” kata Emil dalam agenda kampanyenya di Kabupaten Bogor, Senin (16/4) seperti dalam keterangan resminya.

Menurut dia, tipe pembeli saat ini ada dua tipe yakni membeli secara konvensional dan daring (online). Para pedagang, kata dia, hendaknya harus mampu membaca dan menyiasati cara agar dua tipe pembeli ini tetap dapat dijangkau.

“Daya beli ini memang jadi masalah umum, kita doakan pemerintah pusat punya cara-cara karena ini masalah nasional. Harus mau berubah, ada yang mau datang ada yang malas datang. Semua harus dibuat nyaman,” ucap dia.

Emil tak menampik jika pasar memiliki peran penting karena merupakan tempat berkumpulnya masyarakat sekaligus sebagai mesin ekonomi. Oleh karena itu, untuk menarik minat masyarakat, pasar konvensional harus tetap nyaman dan bersih.

“Jika Allah SWT menakdirkan, saya akan mengordinasikan agar infrastruktur ke pasar bisa lebih maksimal. Konsepnya dengan bantuan gubernur kalau pemerintah tingkat II kesulitan mengembangkan (pasar),” ujarnya

BERBASIS ONLINE

Perdagangan berbasis online merupakan bagian dari cita-cita Emil membangun Jawa Barat sebagai provinsi digital di Indonesia. Selain perdagangan, digitalisasi juga akan dilakukan di sektor birokrasi dan pelayanan.

“Ini sudah dicoba di Bandung dan akan dibawa ke Jawa Barat. Di Bandung sekarang beli sayur ke Pangalengan sudah bisa online, kalau ini diaplikasikan, petani bisa lebih sejahtera. Tidak hanya tengkulak,” ucap dia seraya menuturkan visi provinsi digital yang akan mengubah Jawa Barat lima sampai sepuluh tahun ke depan.

Untuk itu, ditegaskanya Emil, pemerintah harus memiliki sistem untuk membantu masyarakat mampu memanfatkan model perdagangan online.

“Jawa Barat Digital adalah visi misi Pasangan Rindu, oleh karena itu kami akan upayakan pelatihan agar masyarakat Jawa Barat teredukasi dan semakin melek dengan dunia digital,” ucapnya.