Jawa Barat - Bisnis.com
Rabu, 12 Desember 2018

Kebijakan Cuti Bagi PNS Laki-laki Saat Istri Melahirkan Diapresiasi Pemprov Jabar

Wisnu Wage Rabu, 14/03/2018 12:53 WIB
Kebijakan Cuti Bagi PNS Laki-laki Saat Istri Melahirkan Diapresiasi Pemprov Jabar
PNS Pemprov Jabar
Istimewa

Bisnis.com,BANDUNG—Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyambut baik dua rencana Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) yang akan mengatur tambahan pensiunan PNS serta cuti pendampingan melahirkan bagi PNS laki-laki selama 1 bulan.

Sekda Jabar Iwa Karniwa mengatakan kebijakan pertama soal cuti alasan penting (CAP) selama 1 bulan bagi PNS laki-laki mendampingi istri yang melahirkan didukung penuh pihaknya sepanjang tidak disalahgunakan PNS. “Jika diterapkan, ya harus benar-benar untuk mendampingi istri,” katanya di Bandung, Rabu (14/3/2018).

Iwa menilai kebijakan ini memiliki efek psikologis yang baik bagi suami, istri dan buah hati mengingat kehadiran suami di tengah proses istri baru melahirkan selama ini bisa dikatakan tidak begitu penuh.

“Istri ada support. Ini menciptakan suasana keluarga yang tenang dan damai bagi psikologis dan pertumbuhan anak,” ujarnya.

Menurutnya selama ini PNS tidak diatur untuk mengambil CAP panjang saat istri melahirkan. Pendampingan hanya dilakukan saat istri akan melahirkan dan setelah melahirkan perannya digantikan oleh kerabat.

“Selama ini memang belum diatur, setelah melahirkan suami tetap kerja,” paparnya.

Dia mengaku cuti 1 bulan bagi PNS secara lahiriah agak menganggu proses pekerjaan di kantor. Namun, secara teknis hal tersebut bisa diatasi dengan melimpahkan pekerjaan pada staf yang posisinya lebih tinggi.

“Akan ada jalan keluar, tapi sekali lagi cuti ini harus dimanfaatkan benar untuk mendampingi istri dan bayinya,” katanya.