Jawa Barat - Bisnis.com
Rabu, 12 Desember 2018

PILGUB JABAR 2018: Asyik Bakal Dorong Infrastruktur Ke Objek Wisata

Wisnu Wage Rabu, 14/03/2018 11:57 WIB
PILGUB JABAR 2018: Asyik Bakal Dorong Infrastruktur ke Objek Wisata
Sudrajat-Ahmad Syaikhu
Istimewa

Bisnis.com,BANDUNG--Calon Gubernur Jabar Sudrajat akan memfokuskan pembangunan dan kemajuan provinsi yang salah satunya adalah sektor pariwisata. Potensi pembangunan itu akan dikerjakan jika dipercaya masyarakat untuk memimpin Jabar dalam lima tahun ke depan.

Menurut dia, sektor pariwisata di Jabar akan memberikan multiefek peningkatan perekonomian di daerah. Tidak hanya menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi potensi sektor pariwisata mampu menumbuhkan perekonomial lokal.

Namun, kata dia, untuk mewujudkan hal itu, pemerintah memiliki peran dalam membantu masyarakat dengan menyediakan sarana dan prasana penunjang seperti infrastruktur yang memadai.

"Rancangan pembangunan pemerintah sebelumnya dalam mengembangkan infrastruktur menuju objek wisata akan dikebut. Mendatangkan investor adalah cara terbaik untuk menggarap proyek-proyek infrastruktur di daerah," kata Sudrajat dalam rilis resmi Asyik, Rabu (14/3/2018).

Dia menyebutkan, pemerintahan Jabar sebelumnya telah memiliki program pembangunan yang telah disusun dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Program tersebut akan dilanjutkan dan disempurnakan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jabar.

"Sejumlah megaproyek pembangunan saat ini mungkin sedang berjalan. Tetapi, proyek yang belum tersentuk akan kami lakukan saat memimpin nanti," ujar dia.

Sudrajat mengungkapkan, sektor pariwisata menjadi salah satu penyumbang PAD jabar paling potensial. Tidak hanya dari kunjungan wisatawan yang mencapai 43 juta orang, tetapi potensi investor untuk menggarap pariwisata juga memiliki potensi besar.

"Saya kira potensi wisata di Jawa Barat cukup besar. Alam Tatar Parahyangan ini cukup menakjubkan, makanya di masa penjajahan, orang-orang Belanda banyak yang tinggal di Jawa Barat, soalnya bisa niis (menenangkan diri) apalakgi penduduk Jawa Barat itu kan dikenal bersahabat,” ungkap dia.

Kendati demikian, meski mayoritas wilayah di Tatar Parahyangan dianugerahi alam yang eksotis, tapi belum semua potensi pariwisata di seluruh kota/kabupaten di Jabar tergali optimal. Terkesan ada ketimpangan antara satu kota/kabupaten dengan satu kota/kabupaten lainnya dalam urusan PAD.

Karena itu, sosok yang akrab disapa Kang Ajat itu menilai Jawa Barat sebenarnya memiliki potensi sebagai salah satu destinasi wisata utama di Indonesia.

“Contohnya di wilayah selatan Jawa Barat yang potensi wisatanya belum tergali lebih maksimal. Seperti Kabupaten Sukabumi yang PAD dari sektor pariwisatanya masih jauh dari target,” ungkap Kang Ajat.