Jawa Barat - Bisnis.com
Rabu, 26 September 2018

PILGUB JABAR 2018: PDIP Nilai Hasanah Kuasai Panggung Debat

Wisnu Wage Selasa, 13/03/2018 10:50 WIB
PILGUB JABAR 2018: PDIP Nilai Hasanah Kuasai Panggung Debat
Tb Hasanudin-Anton Charliyan
Istimewa

Bisnis.com, BANDUNG - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 2 Tubagus Hasanuddin dan Anton Charliyan tampil ciamik pada acara Debat Publik Pertama Pilgub Jabar 2018 di Sabuga, Jalan Tamansari, Bandung, Senin (12/3/2018) malam.

Pasangan dengan tagline Hasanah ini terlihat sangat menguasai panggung dan memaparkan program-programnya kepada khalayak dengan sangat jelas dan solutif.

"Iya kami sangat puas dengan penampilan paslon kami. Baik Kang Hasan atau Kang Anton memahami betul permasalahan yang ada di Jawa Barat sehingga menawarkan sejumlah terobosan-terobosan baru untuk membangun Jabar. Kang Hasan dan Kang Anton juga tampil atraktif dan menghibur," kata anggota Tim Pemenangan Hasanah, Waras Wasisto.

Menurut Waras, salah satu program yang ditawarkan Hasanah adalah Molotot.com. Molotot.com adalah program yang terintegrasi secara online sebagai bentuk pengawasan terhadap aparatur dan kinerja secara transaparan. Serta meningkatkan kinerja pemerintah yang bersih dan semangat melayani.

"Saya yakin molotot.com ini bakal menjadi viral dan diterima seluruh masyarakat Jabar, karena dalam program ini rakyat ikut terlibat dalam mengawasi kinerja seluruh pejabat pemerintahan," tuturnya.

Waras meyakini pasca debat publik yang disiarkan secara live oleh salah satu televisi swasta nasional ini, elektabilitas pasangan Hasanah bakal melonjak. Dari hasil prediksinya, dalam waktu 1 - 2 minggu ke depan elektabilitas Hasanah bakal naik hingga 10%.

"Sekarang kan masih dikisaran 14% - 16%, insya allah akhir bulan ini atau awal April bakal naik hingga 20% - 25%, " cetusnya.

Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada pihak penyelenggara dalam hal ini KPU Jawa Barat yang menyelenggarakan kegiatan Debat Publik Pilgub Jabar ini.

"Kami juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Jabar. Jangan salah memilih pemimpin, pilih pemimpin yang nyaah ke Jabar," tandasnya.