Jawa Barat - Bisnis.com
Kamis, 21 Juni 2018

Fisik Masjid Raya Cilodong Purwakarta Sudah 100%

Wisnu Wage Kamis, 08/03/2018 11:10 WIB
Fisik Masjid Raya Cilodong Purwakarta Sudah 100%
Ilustrasi
Bisnis

Bisnis.com,PURWAKARTA--Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Purwakarta memastikan pembangunan Masjid Raya Cilodong sudah mencapai 100 persen.

Kepala Distarkim Purwakarta, Aep Durrohman mengatakan kontraktor Masjid Raya Cilodong sudah melaksanakan pekerjaan tersebut sesuai kontrak. Nilai kontrak masjid yang dibangun di daerah bekas prostitusi tersebut mencapai Rp38 miliar.

"Kalau merujuk pada kontrak kita bersama pihak ketiga, masjid itu sudah 100 persen selesai. Bahkan, pihak ketiga baru mencairkan 75 persen saja dari nilai kontrak,"katanya, Kamis (8/3/2018).

Adapun terkait fisik bangunan masjid dan taman, Kepala Bidang Tata Bangunan Distarkim Dian Andriansyah mengatakan pihaknya masih membutuhkan dana.

Anggaran sebesar Rp5 miliar masih dibutuhkan untuk penyelesaian fisik tersebut. Secara kedinasan, dia mengatakan sudah menganggarkan Rp1 miliar di tahun 2018.

"Ada beberapa bagian fisik masjid terutama taman yang harus selesai. Ini diluar kontrak pekerjaan saat ini. Makanya, masih dibutuhkan Rp5 miliar lagi. Kami akan selesaikan secara bertahap melalui mekanisme usulan," jelasnya.

Sebelumnya, Dinas Tata Ruang dan Pemukiman telah memberikan sanksi kepada PT Putra Cipariuk Mandiri karena keterlambatan pekerjaan.

Sanksi tersebut merupakan amanat peraturan yang harus dilaksanakan oleh kontraktor. Denda sebesar Rp8 juta per hari sudah dibayarkan oleh kontraktor.

"Akibat keterlambatan itu kan kontraktor sudah disanksi, itu sudah sesuai aturan," tegas Dian Andriansyah.

Masjid Raya Cilodong sendiri berdiri di atas tanah seluas 9 hektare. Total sebanyak 1.200 jamaah dapat tertampung di masjid tersebut.

Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, halaman taman masjid tersebut yang dihiasi taman dapat berfungsi sebagai rest area.

Fungsi ini tidak terlepas dari posisi masjid tersebut yang terletak di jalur ramai lalu lintas, apalagi saat mudik berlangsung.