Jawa Barat - Bisnis.com
Senin, 20 Agustus 2018

Dokter Tim Senam AS Divonis Sampai 175 Tahun Penjara

Newswire Kamis, 25/01/2018 09:57 WIB
Dokter Tim Senam AS Divonis Sampai 175 Tahun Penjara
Larry Nassar, mantan dokter untuk tim gimnastik Amerika Serikat yang mengaku bersalah pada bulan November 2017 atas tuduhan serangan seksual, berbicara dengan pengacaranya saat pembacaan hukumannya di Lansing, Michigan
Reuters

Bisnis.com, WASHINGTON - Pengadilan di Lansing, Michihan, menjatuhkan hukuman 40 sampai 175 tahun penjara kepada Larry Nassar, bekas dokter tim senam nasional Amerika Serikat (USA Gymnastics) dan dokter di Michigan State University, karena melakukan pelecehan seksual terhadap lebih dari seratus perempuan dewasa dan remaja, termasuk beberapa pesenam peraih medali Olimpiade.

Hakim Rosemarie Aquilina pada Rabu waktu setempat menyatakan bahwa Nassar (54) akan menjalani hukuman maksimal 175 tahun setelah selama sepekan 156 korban dokter itu menyampaikan pengakuan di pengadilan negara bagian di Lansing.

"Saya baru saja menandatangani hukuman mati bagi Anda," kata Aquilina. "Anda sudah tidak berhak lagi keluar dari penjara selamanya. Anda tidak pernah berbuat apa pun untuk mengendalikan desakan itu dan di mana pun Anda berjalan, mereka yang rapuh akan hancur."

Dalam persidangan Rabu, Nassar menyampaikan pernyataan singkat. Ia meminta maaf dan mengatakan bahwa mendengarkan, selama tujuh hari, pernyataan-pernyataan yang disampaikan para korban telah membuatnya terguncang.

"Tidak ada kata-kata yang dapat menggambarkan betapa saya sangat menyesali apa yang telah terjadi," tutur Nassar. "Permohonan maaf kepada Anda sekalian adalah hal yang tidak mungkin bisa ditulis atau disampaikan. Pernyataan-pernyataan Anda akan melekat sepanjang hidup saya."

Nassar sebelumnya sudah dijatuhi hukuman penjara 60 tahun atas kejahatan pornografi yang melibatkan anak-anak. Ia juga pada November tahun lalu telah menyatakan bersalah melakukan kejahatan berupa pelecehan seksual. 

Para korbannya, termasuk atlet senam Olimpiade seperti Simone Biles, Aly Raisman, Gabby Douglas dan McKayla Maroney, memberikan pengakuan bahwa Nassar melakukan pelecehan terhadap mereka dengan kedok memberikan perawatan medis.

Selama berpuluh-puluh tahun, Nassar bertugas di USA Gymnastics, Michigan State University dan sebuah klub senam swasta terkemuka. Para korban mengecam organisasi-organisasi tersebut dan Komite Olimpiade AS karena menyepelekan keluhan-keluhan dini mereka soal Nassar.

Kasus pelecehan seksual Nassar telah memaksa sejumlah pejabat tinggi USA Gymnastics, termasuk presiden, ketua, wakil ketua dan bendahara organisasi itu, mengundurkan diri, demikian menurut siaran kantor berita Xinhua.