Jawa Barat - Bisnis.com
Minggu, 19 Agustus 2018

AP II: Awal Operasi 2 Juta Penumpang Soekarno-Hatta Bakal Beralih Ke Kertajati

Wisnu Wage Selasa, 23/01/2018 09:20 WIB
AP II: Awal Operasi 2 Juta Penumpang Soekarno-Hatta Bakal Beralih ke Kertajati
Ilustrasi
Bisnis

Bisnis.com,BANDUNG--PT Angkasa Pura II menyakini Bandara Kertajati, Majalengka sudah mampu menggaet jutaan penumpang di tahun pertama beroperasi.

Dirut AP II Muhammad Awaludin memastikan usai penandatanganan KSO ini pihaknya sudah menyiapkan dana segar untuk penambahan runway dari 2500 meter hingga 3000 meter. Dana yang disiapkan menurutnya mencapai Rp1,4 triliun. 

“Posisi kita sebagai operator dan investor. Pak Gubernur sudah meminta perpanjangan runway, sudah kita alokasikan Rp350 miliar,” ujarnya di Bandung, Senin (22/1/2018).

Sementara dengan posisi sebagai investor meski hitungan yang sudah dibuat pihaknya belum disepakati para pemegang saham, dana Rp1,1 triliun turut pula disiapkan. Dana sebesar ini diakuinya disiapkan dari pembiayaan AP II dan dukungan perbankan. “Untuk besaran saham kami masih hitung dan menunggu arahan pemegang saham, dalam hal ini Kementerian BUMN,” paparnya.

Meski pihak Pemprov Jabar sudah membuka kemungkinan pihaknya bisa memiliki 49% saham di PT BIJB, Awaludin mengaku keistimewaan ini akan dibahas pihaknya bersama Meneg BUMN. Namun saat ini dana yang ada diprioritaskan untuk membangun penambahan runway. “Prioritas yang ini dulu karena arahan Pak Presiden airport ini siap untuk embarkasi haji,” ujarnya.

Setelah KSO ini ditandatangani, mulai pekan depan pihaknya segera melakukan persiapan operasional bandara karena mengejar persiapan soft launching Mei 2018 dan grand launching pada Juni 2018. Persiapan yang diprioritaskan antara lain penyempurnaan fasilitas operasi  dan penyiapan sumber daya manusia.

“Sebelum Mei itu sudah kita siapkan semua,” katanya.

Awaludin optimis pada enam bulan pertama Bandara Kertajati beroperasi mampu menggaet penumpang dalam jumlah cukup besar. Jika bandara tersebut jadi embarkasi haji 2018, dia menghitung kemungkinan hingga akhir 2018 sebanyak 2 juta penumpang sudah bisa terbang dari Kertajati.

“Untuk enam bulan pertama kita bisa alihkan 2 juta ke Kertajati,” pungkasnya.