Jawa Barat - Bisnis.com
Minggu, 18 November 2018

PILKADA SERENTAK 2018: Aher Ingatkan Bahaya Serbuan Hoax

Wisnu Wage Kamis, 18/01/2018 15:08 WIB
PILKADA SERENTAK 2018: Aher Ingatkan Bahaya Serbuan Hoax
Ilustrasi
Antara

Bisnis.com,BANDUNG--Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengingatkan kampanye hitam serta penyebaran hoax akan menjadi gangguan yang harus diantisipasi oleh berbagai pihak pada Pilkada Serentak 2018 di Jawa Barat.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan banyak menemui berita atau foto yang diterbitkan di internet beberapa tahun lalu, kini dikemas ulang secara negatif untuk menjatuhkan nama baik seseorang atau membuat opini buruk di tengah masyarakat.

"Harus diwaspadai kampanye hitam. Komenentar atau berita beberapa tahun lalu muncul lagi. Yang sudah di alam kubur, muncul lagi. Ditambahi kata-katanya," katanya usai Rakor Desk Pilkada 2018 Jawa Barat di Gedung Sate, Kamis (18/1/2018).

Baru-baru ini menurutnya beredar video salah satu calon kepala daerah yang sedang menari, sejumlah pihak malah menambahkannya dengan komentar dengan tujuan menghilangkan dukungan dari kalangan pesantren untuk calon kepala daerah tersebut.

Contoh lainnya, saat seseorang calon kepala daerah lainnya berfoto bersama seorang perempuan berparas cantik, bisa saja langsung dikomentari bahwa perempuan tersebut adalah istri keduanya.

Aher mengatakan dirinya pun tidak luput dari hoaks saat Pilgub Jabar 2013. Dirinya diisukan memiliki istri empat orang. "Padahal saya cuma punya satu istri. Istri saya cuma senyum-senyum saja dengar isu itu. Karena dia tahu itu tidak benar," katanya.

Mengantisipasi black campaign, salah satunya adalah urusan moral masyarakat. Namun dirinya yakin, di tengah masyarakat yang semakin dewasa dan cerdas, hoax dan black campaign tidak akan memengaruhi Pilkada 2018 Jabar.

"ASN kita ada ratusan ribu. Kita minta mereka sampai tingkat kepala desa dan RT RW untuk menentramkan masyarakatnya. Makanya tadi saya minta Desk Pilkada Jabar menggunakan unsur pemerintahan untuk melakukan sosialisasi Pilkada, penyebaran pesan kebhinnekaan dan kemananan di Pilkada Jabar," katanya.