Jawa Barat - Bisnis.com
Selasa, 20 November 2018

PKS Abstain, Pilwalkot Cirebon Hanya Diikuti 2 Kandidat

Maman Abdurahman Kamis, 11/01/2018 16:52 WIB
PKS Abstain, Pilwalkot Cirebon Hanya Diikuti 2 Kandidat
Ilustrasi
Antara

Bisnis.com, CIREBON—Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Cirebon 2018 hanya diikuti oleh 2 kandidat setelah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memilih abstain dan tidak mengusung atau mendukung kandidat manapun.

Kandidat Wali kota Cirebon periode 2018-2023 yang telah menyerahkan berkas pendaftaran dan pencalonan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cirebon dan berkasnya dinyatakan lengkap yaitu pasangan Bamunas Setiawan Boediman dan Effendi Edo (Bamunas-Edo) yang diusung PDI Perjuangan, Partai Golkar dan PPP.

Kandidat lainnya adalah petahanan Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis dan Eti Herawati yang diusung Partai Demokrat, Nasem, PKB, Hanura dan PKPI. Sementara pasangan Siswandi-Euis Fety Fatayati yang diusung Partai Gerindra dan Partai Amanat Nasional (PAN) berkas pendaftarannya ditolak KPU Kota Cirebon karena kekurangan kursi di parlemen setelah partai koalisinya yaitu PKS memilih abstain atau tidak mengeluarkan rekomendasi.

Koalisi Gerindra, PAN, dan PKS untuk Pilwalkot Cirebon 2018 sebelumnya menamakan dirinya Koalisi UMAT dan dikabarkan bakal mengusung Siswandi-Euis Fety Fatayati. Pada jam-jam terakhir sebelum penutupan pendaftaran calon wali kota, DPD PKS Kota Cirebon digeruduk massa yang diduga berasal dari Partai Gerindra dan PAN yang mempertanyakan komitmen PKS dalam Pilwalkot Cirebon.

Ketua DPD PKS Kota Cirebon, Karso mengatakan perihal rekomendasi merupakan kewenangan dari DPP, dan DPP PKS Kota Cirebon hanya sebagai pelaksana dari rekomendasi atau mandat yang diberikan DPP.

“Kami juga tidak tahu alasan DPP tidak mengeluarkan rekomendasi untuk Pilwalkot Cirebon,” katanya, Rabu (10/01/2018).

Terkait komitmen PKS Kota Cirebon terhadap Koalisi UMAT, Karso mengungkapkan rencana mengusung Siswandi-Euis Fety Fatayati komitmennya tetap dipegang DPD PKS Kota Cirebon bahkan untuk pemberkasan calon kandidat yang akan diusung dilakukan di DPD PKS Kota Cirebon. “DPP tak memberikan alasan pasti mengapa abstain di Pilwalkot Cirebon,” ujarnya.

Ketua KPU Kota Cirebon, Emirzal Hamdani menuturkan pihaknya mengapresiasi bakal calon wali kota, Siswandi-Euis yang telah menyerahkan berkas pendaftaran dan pencalonan ke KPU, akan tetapi karena kurang dukungan partai politik yang memiliki kursi di legislatif, maka berkasnya terpaksa ditolak.

“Syarat partai pengusung adalah memiliki 20% kursi di legislatif atau sebanyak 7 kursi, sedangkan Gerindra dan PAN masing-masing punya 3 kursi,” tuturnya. (k3)