Jawa Barat - Bisnis.com
Jum'at, 17 Agustus 2018

Di Masa Depan, Robot Ambil Peran Manusia Termasuk 3 Pekerjaan Ini

Ilham Budhiman Kamis, 28/12/2017 09:02 WIB
Di Masa Depan, Robot Ambil Peran Manusia Termasuk 3 Pekerjaan Ini
Ilustrasi
Daily Mail

Bisnis.com, BANDUNG - Di masa depan, semua pekerjaan manusia berpotensi digantikan oleh robot. Bahkan, menurut seorang ahli kecerdasan buatan, pekerjaan tukang pipa dan tukang listrik akan bekerja paling lama yang dilakukan robot. Sementara seorang perawat akan aman setidaknya yang diperkirakan saat ini.

Dilansir Daily Mail, penulis Amerika Serikat, Martin Ford, yang telah menulis buku terlaris tentang robot, memperingatkan bahwa manusia tidak dapat bersaing dengan mesin dalam pekerjaan apa pun.

Menurutnya, ini mengikuti sebuah jaminan dari wakil pemimpin ketenagakerjaan Tom Watson, bangkitnya robot bisa menjadi hal yang baik bagi Inggris karena mereka akan melakukan pekerjaan yang membosankan dan rutin.

Namun, Ford dalam buku terbarunya Rise of the Robots: Technology and the Threat of a Jobless Future, memperingatkan bahwa manusia tidak dapat berpuas diri dengan revolusi AI (artificial intelligence) yang akan datang.

Berbicara kepada Daily Star Online, Ford memperingatkan sebagian besar pekerjaan akan dilakukan oleh robot dalam waktu dekat.

"Salah satu bidang yang aman bagi orang adalah jenis pekerjaan yang membutuhkan banyak ketangkasan, koordinasi tangan-mata dan fleksibilitas. Pikirkan pekerjaan yang terampil seperti tukang ledeng atau tukang listrik," katanya.

Selain itu, profesi perawat, yang membutuhkan empati dan perhatian, dan pekerjaan kreatif untuk saat ini tidak mendapatkan ancaman yang besar dari pekerja robot. Namun, di masa depan apapun bisa saja terjadi.

Peringatannya datang beberapa hari setelah pemimpin wakil Buruh berkata: "Banyak yang telah ditulis tentang dampak perubahan teknologi dan masa depan dystopian yang dapat kita hadapi sebagai akibat dari bangkitnya robot".

"Kadang-kadang kita merasa seperti sedang mempersiapkan sebuah dunia di mana kecerdasan buatan, algoritma dan otomasi, daripada usaha dan kerja keras manusia, akan membentuk setiap aspek masyarakat dan ekonomi kita. Kedengarannya seperti prospek yang menakutkan. Tapi itu tidak perlu," lanjutnya.

Dia mengatakan bahwa dengan membiarkan 'mesin abad ke-21' melakukan tugas membosankan dan rutin di tempat kerja, manusia akan dibebaskan untuk melakukan pekerjaan lain dengan keuntungan ekonomi yang lebih besar.

Dia membuat komentar saat peluncuran laporan akhir Future of Work Commission, yang menemukan bahwa orang tidak boleh takut dengan 'demonstrasi robot'.