Jawa Barat - Bisnis.com
Selasa, 17 Juli 2018

Unik, Pria Ini Kembangbiakan Sapi Kerdil Dengan Sifat Seperti Anjing

Ilham Budhiman Minggu, 24/12/2017 13:15 WIB
Unik, Pria Ini Kembangbiakan Sapi Kerdil dengan Sifat seperti Anjing
Sapi kerdil
Metro

Bisnis.com, BANDUNG - Dustin Pillard, seorang pria berumur 46 tahun mengembangbiakan sapi kerdil atau sapi mini agar bisa dipelihara manusia layaknya anjing.

Menurut Pillard, sapi kerdil tersebut memang memiliki sifat seperti anjing yakni penurut. Sehingga, sapi kerdil tersebut bisa dibawa kemana-mana bahkan sampai dipelihara di dalam atau luar rumah

"Banyak dari mereka memiliki kepribadian seperti seekor anjing. Mereka sangat menikmati suasana luar ruangan. Mereka berlarian seperti anjing, mereka menyukai orang-orang, tenang dan ramah. Mereka juga sangat suka diperhatikan," kata Pillard dilansir Metro.

Sapi tersebut rata-rata berukuran 84cm dengan berat kurang dari seperempat dari rata-rata sapi normal saat tumbuh dewasa. Untuk memiliki sapi kerdil ini, Pillard mematoknya dengan harga US$1.000 atau setara Rp13,5 juta.

Pada mulanya, Pillard yang sebenarnya tumbuh dan besar di perkotaan, menjadi seorang peternak karena masa kecilnya sangat sering dihabiskan sebuah peternakan kakeknya di Cedar Rapids, Iowa, Amerika Serikat.

Pada tahun 1992, saat Pillard masih kuliah perguruan tinggi, ia menghadiri sebuah lelang ternak. Di sanalah Pillard langsung tertarik dengan sapi berukuran kecil (mikro) yang turut dihadirkan di acara tersebut.

Tiga tahun kemudian, dia pun menjadi pemilik sebuah peternakan seluas 10 hektare dan membeli lima hewan ternak ukuran mini. Setelah itu, lambat laun dia memulai apa yang sekarang dikenal sebagai Peternakan Miniatur Oxen Ridge.

Melalui pembiakan selektif, Pillard memproduksi sapi dan banteng jantan yang rata-rata tingginya sekitar 84cm. Pillard sendiri mampu menjual 10 sampai 20 ekor ternaknya per tahun. Kebanyakan pelanggannya berasal dari kawasan Amerika Utara, Eropa, juga Meksiko dan Argentina.

"Dulu, sebagai anak saya adalah anak kota, tapi karena kakek dan nenek saya memiliki peternakan yang kami kunjungi secara teratur, jadi aku sudah berkeliling ternak seumur hidupku," katanya.

"Sulit untuk tidak jatuh cinta kepada sapi-sapi kecil yang nyaris tidak bisa berlutut ini," kata Pillard. "Mereka benar-benar sehat, tidak ada masalah kesehatan. Hanya kecil saja," tutupnya.