Jawa Barat - Bisnis.com
Selasa, 12 Desember 2017

PILGUB JABAR 2018: Konvensi Cawagub Emil Harus Digelar Pekan Depan

Wisnu Wage Kamis, 07/12/2017 10:50 WIB
PILGUB JABAR 2018: Konvensi Cawagub Emil Harus Digelar Pekan Depan

Bisnis.com,BANDUNG--Partai pengusung Ridwan Kamil (Emil) pada Pemilu Gubernur Jawa Barat 2018 meminta penentuan calon wakil gubernur segera dilakukan.

Sisa waktu sebelum pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum yang tidak lama lagi menjadi alasan utamanya.

Ketua DPW PKB Provinsi Jawa Barat Syaiful Huda mengatakan, sisa waktu yang tinggal sebulan lagi tergolong singkat dalam menghadapi pemilihan kepala daerah. "Waktunya tinggal satu bulan lagi. Belum nanti dipotong (perayaan) Natal, tahun baru," kata Huda usai menggelar pertemuan dengan Ketua DPW PKB Jawa Barat Saan Mustopa dan Ketua DPW PPP Jawa Barat Ade Munawaroh, di Hotel Papandayan, Bandung, Rabu (6/12) malam.

Oleh karena itu, jika Emil tetap memilih mekanisme konvensi untuk menentukan calon wakil gubernur, Huda meminta agar prosesnya segera dilakukan. "Paling telat minggu depan harus sudah dilakukan. Harus sudah diketahui hasilnya," katanya.

Hal serupa pun diungkapkan Saan. Dia berharap sosok pendamping Emil bisa segera diketahui.

"Kita inginnya cepat," kata Saan. Hal inipun menjadi alasannya saat meminta peserta konvensi dibatasi hanya dari rekomendasi partai pengusung.

Lebih lanjut Saan mengatakan, hasil konvensi bukan harga mati dalam menentukan calon wakil gubernur. Partai pengusung sepakat, terkait pemilihan calon wakil gubernur, keputusan akhirnya berada di tangan Emil.

Sehingga, tambah Saan, pemenang konvensi belum tentu terpilih sebagai calon wakil gubernur. "Konvensi hanya second opinion bagi Kang Emil. Keputusan akhirnya tetap ada di tangan Kang Emil," katanya.

Disinggung munculnya berbagai hasil survei saat ini, Saan menjelaskan, partai pengusung akan menentukan lembaga survei yang kredibel untuk mengetahui popularitas dan elektabilitas masing-masing calon wakil gubernur. "Nanti lembaga surveinya disepakati bersama-sama, siapa-siapanya," kata dia.

Di tempat yang sama, Ade meminta Emil obyektif dalam memilih calon wakil gubernur. Selain tidak menyerahkan hal itu kepada konvensi, menurutnya yang paling tepat dengan mempertimbangkan hasil survei di masyarakat saat ini.

Ade meyakini, hasil survei bisa menunjukkan secara nyata siapa kandidat yang layak diusung menjadi calon wakil gubernur. "Tinggal dilihat dari survei, sudah ketahuan siapa yang paling tepat," katanya.

Apps Bisnis.com available on: