Jawa Barat - Bisnis.com
Selasa, 12 Desember 2017

Jumlah Asesor SDM Masih Minim

Kahfi Kamis, 07/12/2017 15:47 WIB
Jumlah Asesor SDM Masih Minim

Bisnis.com, BANDUNG-  Penyusunan standardisasi  diharapkan mampu memperluas dan menyeragamkan kualitas pendidikan calon asesor sumber daya manusia yang kini jumlahnya terbilang minim.

Para asesor yang umumnya merupakan penilai bagi para calon eksekutif itu mempunyai kompetensi melaksanakan metode khusus assessment center. Saat ini, jumlah asesor tak sepadan dengan permintaan dari swasta maupun pemerintah.

Perkumpulan Assessment Center Indonesia (Passti) memperkirakan jumlah asesor di Indonesia hanya berkisar ratusan orang. Karena itu, asosiasi membutuhkan penambahan tenaga yang dimungkinkan dengan membuat acuan baku assesment center yang meliputi standardisasi tenaga asesor, metode, dan fungsi bisnis.

Ketua Passti T Zilmahram mengungkapkan asosiasi yang mempunyai keanggotaan para praktisi dari banyak perusahaan kosultan SDM seperti PPM, DDI, dan BPI itu memperkirakan tenaga asesor kian dibutuhkan seiring tren pengelolaan berbasis good governance.

“Peran asesor dibutuhkan untuk melakukan uji penilaian melalui metode assessment center, kini hingga tingkat sukudinas provinsi pun menggunakan asesor untuk calon kepala instansi,” katanya di sela diskusi terbatas di Bandung, Kamis (7/12/2017).

Dia menyimpulkan kekurangan tenaga asesor terlihat dari pontang-pantingnya perusahaan konsultan SDM memenuhi permintaan para klien. “Kalau lagi masa pemilihan para eksekutif perusahaan maupun instansi pemerintahan, itu terasa kurangnya asesor,” ungkapnya.

Saat ini, berdasarkan informasi Passti, tenaga asesor SDM di Indonesia hanya 500 orang. Dengan jumlah itu, tukas Zilmahram, banyak permintaan pengujian calon eksekutif yang terpaksa diabaikan.

Apps Bisnis.com available on: