Jawa Barat - Bisnis.com
Minggu, 17 Desember 2017

Memori Ridwan Kamil Kepada Bus Damri Klasik Yang Akan Dihidupkan Kembali

Ilham Budhiman Rabu, 29/11/2017 17:15 WIB
Memori Ridwan Kamil kepada Bus Damri Klasik yang akan Dihidupkan Kembali
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil
Diskominfo

Bisnis.com, BANDUNG - Perum Damri menghidupkan kembali bus klasik yang sempat terkenal dengan asapnya yang pekat, reot dan bodinya yang keropos untuk kegiatan wisata.

Riwayat bus bermerk Mercedes Benz itu telah dipensiunkan setelah adanya penggantian unit bus baru dengan kondisi yang lebih baik dan modern atas bantuan Kementerian Perhubungan.

Bus dengan motif garis biru itu telah berjasa mengantarkan penumpang dari medio 1988 hingga terakhir kali pada 2015 lalu dengan jumlah operasional 40 bus. Setelah disingkirkan zaman, sebagian bus menjadi rongsok dan rangkanya diperjualbelikan.

Bangkitnya bus legendaris ini diapresiasi Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Menurut dia, bus yang terkenal dengan kelambatan serta kerap kali dipenuhi penumpang dengan berdesakan ini bisa menggairahkan potensi wisata di Kota Bandung.

"Silakan saja, karena Bandung mah segala sesuatu yang bisa untuk selfie ya silakan saja. Tapi jangan banyak-banyak sebab kenyamanannya berbeda dengan bus yang modern," kata wali kota yang kerap disapa Emil ini di Bandung pada Rabu (29/11).

Emil kembali mengingat kepada citra bus tersebut yang kerap mengeluarkan asap pekat sehingga merepotkan pengguna kendaraan lain di belakangnya. "Memorinya itu dengan asapnya yang warna ungu. Jadi kalau satu atau dua bus dan buat kepentingan wisata, atau sekedar memori gak masalah, saya dukung," ujarnya.

Sementara itu, Manajer Teknik Perum Damri Bandung Arief Effendi mengatakan hadirnya bus legendaris ini guna memberikan kenangan kepada generasi zaman old. Bus direkondisi sedemikian rupa tanpa menghilangkan esensi orisinilnya.

"Keberadaan bus ini merupakan sejarah bagi Damri yang sekarang sudah memiliki bus Euro 3. Hanya Damri Bandung yang bisa menghadirkan kembali bus legendaris dalam versi orisinal," katanya.

Rekondisi dilakukan kepada dua unit bus dengan dana Rp14 juta untuk masing-masing bus. Sejumlah penggantian juga dilakukan terhadap interiornya agar penumpang semakin nyaman. Kendati demikian, memori Emil terhadap asapnya yang pekat itu akan kembali terasa di jalanan sebab mesin bus masih dalam kondisi asli.

Bus akan kembali beraksi dijalanan Kota Bandung untuk diuji coba apabila semua polesan telah rampung diselesaikan. Kini, masing-masing bus masih terparkir di Depo Kebon Kawung dan Depo Gedebage.

Apps Bisnis.com available on: