Jawa Barat - Bisnis.com
Rabu, 19 September 2018

Honda Sumbangkan Mesin Peraga Untuk Pendidikan Di ITB

Ihya Ulum Aldin Rabu, 29/11/2017 12:42 WIB
Honda Sumbangkan Mesin Peraga untuk Pendidikan di ITB
President Director PT Honda Prospect Motor Takehiro Watanabe dan Wakil Dekan bidang Akademik Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Zainal Abidin saat menandatangai MoU

Bisnis.com, BANDUNG - Honda menyumbangkan satu unit sistem peraga dan beberapa unit body parts kepada Institut Teknologi Bandung (ITB), Rabu (29/11).

Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan di Indonesia, sumbangan ini merupakan bagian dari program transfer teknologi dan akan digunakan sebagai unit pembelajaran di Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara.

Honda menyumbangkan satu unit peraga dalam bentuk sistem pengereman (Brake System Simulator). Sedangkan body parts yang disumbangkan oleh Honda berupa White Body untuk model Honda CR-V, Front Fender RH untuk model Honda BR-V, dan Rear Left Door Camp untuk model Honda Brio.

Donasi yang diserahkan langsung oleh President Director PT Honda Prospect Motor Takehiro Watanabe ini digunakan untuk memberikan gambaran lengkap mengenai komponen-komponen yang terdapat dalam sebuah bagian mobil dan proses produksinya.

"Honda selalu berkomitmen untuk memberi kontribusi dengan terlibat dalam berbagai aktivitas sosial di berbagai bidang, termasuk pendidikan," ujar Takehiro Watanabe yang dimuat di press release.

Takehiro Watanabe juga berharap kegiatan ini dapat bermanfaat bagi pelajar di Indonesia agar menjadi ahli yang siap terjun dalam industri otomotif di Indonesia.

Wakil Dekan bidang Akademik Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Zainal Abidin mengatakan bahwa donasi ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan praktik mahasiswa.

"Kalau teori yang kami berikan, rasanya sudah cukup. Tapi, bahwa mahasiswa melihat barangnya, melihat ini (sambil menunjuk sistem peraga Brake System Simulator) dalam mobilkan tidak gampang. Tapi kalau sudah dilepas seperti ini lebih mudah mereka," ujar Zainal Abidin.

Dirinya juga menambahkan bahwa motivasi belajar mahasiswa akan bertambah. Terutama untuk mahasiswa tingkat satu dan dua yang mayoritas belum memahami soal praktik.

"Kalau sudah lihat barangnya, itu lebih memotivasi mahasiswa untuk bisa memahami materi yabg diajarkan," ujar Zainal Abidin menambahkan saat diwawancara di acara Honda for Indonesia.