Jawa Barat - Bisnis.com
Selasa, 12 Desember 2017

Waspada! Siklon Tropis Cempaka Berpengaruh Pada Cuaca Ekstrem Di Jabar

Ilham Budhiman Selasa, 28/11/2017 10:38 WIB
Waspada! Siklon Tropis Cempaka Berpengaruh pada Cuaca Ekstrem di Jabar

Bisnis.com, BANDUNG - Pusat Peringatan Dini Siklon Tropis BMKG (Tropical Center Warning Center/TCWC) tepat pada hari Senin (27/11) pukul 19.00 WIB berhasil mendeteksi siklon tropis yang tumbuh sangat dekat dengan pesisir selatan Pulau Jawa dengan nama Cempaka.

Laman BMKG menyatakan, adanya Siklon Tropis Cempaka di wilayah Perairan sebelah Selatan Jawa Tengah mengakibatkan perubahan pola cuaca disekitar lintasannya tak terkecuali di Jawa Barat. 

"Dampak yang ditimbulkan adanya siklon tropis Cempaka berupa potensi hujan Lebat di Wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur," tulis laman BMKG.

BMKG juga menyatakan Potensi Angin Kencang hingga 30 knot akan melanda daerah Wilayah Kep. Mentawai, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY Yogyakarta, Laut Jawa, Selat Sunda bagian Utara, Perairan Utara Jawa Timur hingga Kep. Kangean, Laut Sumbawa, Selat Bali hingga Selat Alas, Selat Lombok bagian Selatan dan Perairan Selatan Bali hingga Pulau Sumba.

Potensi gelombang Tinggi 2.5-6 meter di Perairan Selatan Jawa Timur, Laut Jawa Bagian Timur, Selat Sunda bagian Selatan, Perairan Selatan Banten hingga Jawa Barat, Samudera Hindia Barat Bengkulu hingga Selatan Jawa Tengah.

"Diperkirakan Siklon Tropis Cempaka masih akan bertahan dalam dua hingga tiga hari ke depan. Masyarakat diimbau agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang pohon tumbang dan jalan licin. Terutama aktifitas penerbangan di beberapa bandara di Pulau Jawa juga berpotensi terpengaruh akibat hujan dan angin kencang," imbau BMKG.

Dengan kondisi gelombang laut yang cukup tinggi, masyarakat dan kapal-kapal yang melintas juga diimbau untuk tetap waspada dan siaga terutama nelayan tradisional yang beroperasi di perairan selatan Jawa, selain itu diimbau untuk masyarakat pesisir agar menghindari aktivitas di sekitar pantai karena potensi gelombang pasang dapat terjadi di Perairan selatan Jawa Tengah dan DIY.

Sejak berdirinya TCWC pada 24 Maret 2008, terpantau sudah empat kali siklon sropis terjadi di wilayah Indonesia, yakni siklon tropis Durga di perairan barat daya Bengkulu (22-25 April 2008), siklon tropis Anggrek di perairan barat Sumatera (30 Oktober-4 November 2010), Siklon Tropis Bakung di perairan barat daya Sumatera (11-13 Desember 2014) dan siklon tropis Cempaka yang terjadi pada tahun ini. 

Apps Bisnis.com available on: