Jawa Barat - Bisnis.com
Minggu, 19 November 2017

Studi: Nonton TV Terlalu Lama Berisiko Meningkatkan Pembekuan Darah

Ilham Budhiman Selasa, 14/11/2017 08:45 WIB
Studi: Nonton TV Terlalu Lama Berisiko Meningkatkan Pembekuan darah
Ilustrasi
Daily Mail

Bisnis.com, BANDUNG - Jika Anda terbiasa menonton televisi berlama-maka maka Anda harus segera menghentikan kebiasaan itu. Sebab, sebuah studi baru telah menemukan bahwa duduk dan menonton televisi terlalu lama bisa meningkatkan risiko pembekuan darah.

Dilansir Daily Mail, menurut temuan penelitian itu risiko pembekuan darah terjadi di pembuluh darah kaki, lengan, panggul dan paru-paru yang dikenal sebagai tromboemboli vena atau VTE.

Bahkan, tromboemboli vena atau VTE meningkat dengan jumlah waktu yang dihabiskan untuk menonton televisi bahkan jika orang mendapatkan jumlah aktivitas fisik yang disarankan.

Menonton televisi terlalu lama bisa meningkatkan risiko pembekuan gumpalan darah dua kali, menurut penelitian.

“Menonton TV itu sendiri tidak mungkin buruk, tapi kita cenderung untuk ngemil dan duduk diam untuk waktu yang lama sambil menonton,” kata Mary Cushman Profesor di University of Vermont di Burlington.

Para peneliti telah mempertimbangkan dan memeriksa 15.158 peserta paruh baya (45-64 tahun) selama penelitian berlangsung.

Selama penelitian, para peneliti menemukan bahwa mereka yang menonton TV sangat sering memiliki risiko 1,7 kali lebih tinggi untuk mengembangkan pembekuan darah dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah atau jarang.

Sementara orang-orang yang direkomendasikan untuk melakukan aktivitas fisik dan sering menonton TV, memiliki risiko 1,8 kali lebih tinggi dibandingkan dengan mereka tidak pernah atau jarang menonton TV .

“Pikirkan bagaimana Anda bisa memanfaatkan waktu Anda sebaik mungkin untuk menjalani kehidupan yang lebih penuh dan lebih sehat. Anda bisa memasang sepeda motor atau stasioner di depan TV Anda dan bergerak sambil menonton,” kata Cushman.

Hasil studi ini baru-baru ini dipresentasikan pada American Scientific Sessions 2017 di California.

Apps Bisnis.com available on: