Jawa Barat - Bisnis.com
Sabtu, 16 Desember 2017

Panglima TNI Ditolak Masuk AS

Ajijah Minggu, 22/10/2017 17:19 WIB
Panglima TNI Ditolak Masuk AS
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo
Puspen TNI

Bisnis.com, BANDUNG - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beserta delegasi tidak diperbolehkan memasuki wilayah Amerika Serikat oleh US Custom and Border Protection.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto menjelaskan Jenderal Gatot dan delegasi bertolak ke AS untuk menghadiri acara Chiefs of Defense Conference on Country Violent Extremist Organization (VEOs) yang akan dilaksanakan pada 23-24 Oktober 2017 di Washington DC.

"Namun Jenderal TNI Gatot Nurmantyo tidak jadi hadir pada acara tersebut," kata Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto dalam keterangan resmi, Minggu (22/10/2017).

Lebih lanjut Kapuspen TNI menjelaskan bahwa Panglima TNI mendapat undangan secara resmi yang dikirim oleh Pangab Amerika Serikat Jenderal Joseph F. Durford, Jr dan kemudian Jenderal TNI Gatot Nutmantyo membalas surat tersebut dan mengkonfimasi kehadirannya sebagai bentuk penghargaan dan perhatian.

“Panglima TNI mengirim surat balasan tersebut, karena menghormati Jenderal Joseph F. Durford, Jr. yang merupakan sahabat sekaligus senior Jenderal TNI Gatot Nurmantyo,” kata Wuryanto.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beserta isteri dan delegasi telah mengurus visa dan administrasi lainnya untuk persiapan keberangkatan.

Kemudian pada Sabtu (21/10/2017), Panglima TNI siap berangkat menggunakan maskapai penerbangan Emirates.

"Namun beberapa saat sebelum keberangkatan ada pemberitahuan dari maskapai penerbangan bahwa Panglima TNI beserta delegasi tidak boleh memasuki wilayah AS oleh US Custom and Border Protection," tambah Kapuspen.

Kapuspen mengatakan bahwa terkait peristiwa ini, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo telah lapor kepada Presiden RI melalui Ajudan, Menteri Luar Negeri dan Menkopolhukam serta berkirim surat kepada Jenderal Joseph. F. Durfort Jr.

"Saat ini masih menunggu penjelasan atas insiden ini. Panglima TNI beserta delegasi memutuskan tidak akan menghadiri undangan Pangab Amerika Serikat sampai ada penjelesan resmi dari pihak Amerika," tegas Kapuspen TNI.

Apps Bisnis.com available on: