Jawa Barat - Bisnis.com
Jum'at, 24 Mei 2019
header atas

Terjebak Macet, Presiden Jokowi Jalan Kaki Hadiri Upacara Peringatan Ke-72 TNI

Ajijah Kamis, 05/10/2017 10:20 WIB
Terjebak Macet, Presiden Jokowi Jalan Kaki Hadiri Upacara Peringatan ke-72 TNI
Presiden didampingi Panglima TNI dan Kapolri berjalan kaki menuju lokasi HUT ke-72 TNI, di dermaga Indah Kiat Cilegon, Banten, Kamis (5/10) pagi.
Setpres

Bisnis.com, BANDUNG - Tingginya antusiasme masyarakat untuk menyaksikan Upacara Peringatan ke-72 Hari TNI Tahun 2017, membuat jalan di sekitar menuju lokasi upacara di dermaga PT Indah Kiat, Cilegon, Banten, Kamis (5/10) pagi macet total.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Joko Widido yang akan menghadiri upacara itu pun terkena imbasnya. Saat hampir tiba di lokasi upacara, rangkaian kendaraan Presiden tidak bergerak selama hampir 30 menit. Saat itu jarak dari kendaraan yang ditumpangi Presiden ke lokasi upacara kurang lebih 2 km.

Melihat situasi seperti itu, Presiden Jokowi memutuskan keluar dari kendaraan yang dinaikinya untuk berjalan kaki. “Presiden tadi di dalam mobil memutuskan berjalan kaki,” ucap Ajudan Presiden Kolonel Mar Ili Dasili.

Semula Presiden berjalan kaki hanya didampingi perangkat Kepresidenan. Tak lama setelah berjalan kaki, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian yang juga terjebak dalam kemacetan turut mendampingi Presiden.

Saat berjalan kaki, Presiden tampak melambaikan tangan kepada masyarakat. “Pak Jokowi.. Pak Jokowi,” ucap masyarakat yang menyaksikan Presiden berjalan kaki.

Tiga ratus meter menjelang lokasi upacara, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Mulyono, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Ade Supandi dan Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal Hadi Tjahjanto menyambut kedatangan Presiden dan berjalan kaki bersama menuju lokasi upacara.

Dalam upacara tersebut, Presiden bertindak selaku Inspektur Upacara. Selain itu, Presiden menganugerahkan tanda kehormatan Republik Indonesia yakni Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Bintang Jalasena Nararya dan Bintang Swa Bhuwana Paksa Nararya.

Setelah memberikan amanat, Presiden menyaksikan demonstrasi ketangkasan prajurit.