Jawa Barat - Bisnis.com
Minggu, 17 Desember 2017

Papan Batu Berusia 1.400 Tahun Ungkap Permainan Suku Maya Kuno

Ilham Budhiman Rabu, 04/10/2017 08:15 WIB
Papan Batu Berusia 1.400 Tahun Ungkap Permainan Suku Maya Kuno
Daily Mail

Bisnis.com, BANDUNG -- Penemuan papan batu berusia 1400 tahun menggambarkan tentang pertandingan bola yang dilakukan suku maya kuno pada masa itu.

Panel yang berasal dari 600-800 Masehi ditemukan di antara reruntuhan Tipan Chen Uitz yang telah lama hilang di Belize dan diyakini sebagai yang pertama dari jenisnya.

Hieroglif  menunjukkan pemain mengenakan sabuk pelindung bersama dengan bola yang memiliki lingkar setara dengan sembilan telapak tangan.

Pertandingan itu dimainkan selama dua minggu lalu setelahnya kapten tim pemenang akan dipenggal, yang diyakini sebagai suatu penghormatan besar.

Rumah bagi ribuan suku Maya, Tipan Chen Uitz memiliki kompleks megah. Hal itu yang peneliti temukan saat menggali penemuan permainan ini.

Permainan ini diyakini telah dimainkan di seluruh peradaban Maya kuno. Lapangan terbuat dari batu dan menjadi fokus banyak kota Maya dan menunjukkan kekayaan dan tenaganya.

Kedua panel pertama kali ditemukan pada 2015. Salah satu dari panel, yang disebut Monumen 3, terbagi dua dan awalnya berukuran 4,7 kaki dan tinggi 2,1 meter.

Hal ini menggambarkan para pemain mengenakan sabuk pelindung dan memegang tongkat dengan pita yang terlepas, yang menurut para ahli bisa menjadi kipas.

Para ahli percaya bahwa terdapat tanggal yang mungkin bisa diterjemahkan menjadi 18 Mei 716 Masehi dan nama pemain yang ditulis dalam hieroglif bisa dipercaya sebagai 'Waterscroll Ocelot'.

Panel kedua, Monumen 4 berukuran 2,6 kaki dan tinggi 1,8 kaki. Pria itu mengenakan sabuk pengaman dan para peneliti percaya jika itu menggambarkan momen sosok yang menekuk ke depan dan menyangga lutut kirinya, bersandar di tangan kirinya seolah mencoba menyerang bola.

Nama pemain bola, yang diterjemahkan sebagai 'bird of prey is mouth of celestial fire' juga terlihat di sebuah lapangan di zaman modern Guatemala yang disebut Naranjo.

Hal ini menunjukkan bahwa orang yang tinggal di Tipan memiliki koneksi dengan situs lain. Pengaruh Maya bisa dideteksi dari Honduras, Guatemala, dan El Salvador barat hingga sejauh Meksiko tengah, lebih dari 1.000 km dari daerah Maya.

Apps Bisnis.com available on: