Jawa Barat - Bisnis.com
Minggu, 17 Desember 2017

Pos Indonesia Kembangkan Layanan Remitansi Berbasis Jaringan

Kahfi Jum'at, 29/09/2017 17:32 WIB
Pos Indonesia Kembangkan Layanan Remitansi Berbasis Jaringan
Ilustrasi
Antara

Bisnis.com, BANDUNG- PT Pos Indonesia (Persero) tengah membesut pelayanan remitansi yang berbasis kemitraan dengan jaringan pos dunia. 

Direktur Utama Pos Indonesia Gilarsi W Setijono mengungkapkan aktivitas remitansi tiap tahun cukup tinggi. Sejauh ini, dia  menyebutkan total dana remitansi yang mengalir ke Tanah Air mencapai Rp130 triliun tiap tahun.

Dari jumlah tersebut, katanya, banyak yang tak mempunyai akses transfer yang efisien dan aman. “Selama ini pekerja kita di luar negeri, mengirimkan uang melalui penitipan antara teman. Padahal itu sangat berisiko dan jumlahnya terbatas,” kata Gilarsi.

Dalam mengembangkan pelayanan remitansi tersebut, Pos Indonesia tengah merancang kemitraan dengan jaringan pos luar negeri. Paling tidak, kata Gilarsi, tarif dari protokol bank untuk remitansi yang saat ini sekitar 7% akan bisa ditekan.

“Kami akan bekerjasama dengan pos di 40 negara, tarif bisa ditekan hingga 2%,” katanya.

Hingga saat ini, Pos Indonesia menjalankan peran remitansi yang masih terbatas. Tiap tahun, Pos Indonesia mengelola dana remitansi sebesar Rp30 triliun.

Ekspansi lain yang tengah disiapkan adalah penggunaan uang virtual lewat pengembangan teknologi blockchain. Menurut Gilarsi, Pos Indonesia dapat menopang aktivitas perniagaan daring lewat aktivasi teknologi serupa blockchain tersebut.

Gilarsi menyebutkan rumusan strategi pelayanan Pos Indonesia akan terealisasi hingga lima tahun mendatang. Termasuk, katanya, ekspansi dalam bidang logistik yang berbasis digital.

Saat ini, untuk proyek logistik, Pos Indonesia berniat membangung komputasi awan. “Dari cloud logistik, akan menekan biaya logistik para konsumen,” tutupnya.

 

 

Apps Bisnis.com available on: