Jawa Barat - Bisnis.com
Jum'at, 22 September 2017

Aher: Tugas Pemprov Di Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Tak Berat

Wisnu Wage Senin, 11/09/2017 10:35 WIB
Aher: Tugas Pemprov di Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Tak Berat
Ilustrasi
Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG--Proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya sudah pasti akan melibatkan Pemprov Jabar.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan pihaknya belum mendapat tugas khusus dari Kemenko Maritim maupun Kementerian Perhubungan terkait proyek yang saat ini masih dalam tahap studi kelayakan tersebut.

“Tugas khusus ada, tapi ini tugas yang tidak akan terlalu berat,” katanya di Bandung, Senin (11/9/2017).

Menurutnya dari rapat terakhir pihaknya, jalur kereta cepat Jakarta-Surabaya ini kemungkinan besar tidak akan melakukan pembebasan lahan yang massif karena akan menggunakan lahan milik PT KAI yang sudah ada. “Jalurnya sudah ada, dan lahannya rata-rata milik KAI, kecuali di beberapa tempat melewati lahan masyarakat,” tuturnya.

Tugas yang akan dibebankan Pusat pada Pemprov Jabar lazimnya diminta mengeluarkan surat keputusan Penlok. Pihaknya tinggal menyiapkan tim khusus agar proses verifikasi dan pendataan lahan bisa cepat dilakukan.

“Kalau penlok itu urusan kita, tapi ini sepanjang diperlukan. Kalau lahannya sudah ada, tidak perlu penlok,” ujarnya.

Penlok ini akan dipersiapkan jika pihak PT KAI memastikan ada jalur yang membutuhkan pembebasan lahan dari masyarakat. Heryawan menjanjikan urusan melakukan verifikasi penlok proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya bisa berlangsung cepat mengingat tim Pemprov sudah belajar dari proses pendataan lahan kereta cepat Jakarta-Bandung.

“Sekarang tugasnya belum diserahkan,” paparnya

Apps Bisnis.com available on: